logo rilis
PDIP Surabaya Siapkan Ribuan Anggota untuk Kawal Suara Gus Ipul-Puti
Kontributor
Sukma Alam
12 Juni 2018, 07:18 WIB
PDIP Surabaya Siapkan Ribuan Anggota untuk Kawal Suara Gus Ipul-Puti
Gus Ipul PDIP. FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetyo

RILIS.ID, Surabaya— Sebanyak 5.000 anggota DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya akan mengawal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur di Kota Pahlawan, 27 Juni mendatang. Hal itu dilakukan untuk mengawal suara agar Paslon Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarnoputri.  

"Saya meyakini di Surabaya pasangan Gus Ipul-Puti menang. Oleh karena itu, pengawasan perlu dilakukan setiap tempat pemungutan suara (TPS)," kata Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya Sukadar di Surabaya, Senin (11/6/2018).

Selain itu, lanjut dia, mereka yang bergabung dalam "tentara partai" juga akan mengawal pengiriman kotak suara usai pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan suara dari TPS sampai tempat tujuan.

"Tentara partai' akan mendampingi terus sampai selesai," kata Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPC PDIP Surabaya ini.

Saat ini, kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya, "tentara partai" sudah mulai bergerak dengan mencoba mengenali pemilih. Hal ini perlu guna mencegah orang dari luar Surabaya yang mencoba bermain-main di Ibu Kota Provinsi Jatim itu.

"Tentara partai' ini cuma mengantisipasi terjadinya praktik politik uang menjelang pencoblosan," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Surabaya Whisnu Sakti Buana mengatakan bahwa "tentara partai" harus siap setiap saat dan kapan pun dibutuhkan partai.

Untuk itu, Whisnu mengajak para kader PDIP yang tergabung dalam "tentara partai" menjadi komandan peleton di kelurahannya.

Menyinggung soal Pemilu 2019, menurut Whisnu, akan lebih rumit karena ada lima surat suara yang diterima pemilih, yakni surat suara untuk pemilihan umum anggota legislatif kota/kabupaten, provinsi, DPR RI, DPD RI, dan Pemilu Presiden.

Waktu penghitungan surat suara yang diperlukan, kata dia, lebih lama karena tiap kotak suara bisa memakan waktu 3 jam.

"Untuk itu, 'tentara partai' dibutuhkan dalam mengawal setiap pencoblosan sampai penghitungan suara berakhir," katanya.

Sumber: ANTARA


500
komentar (1)

Maya Anggraini Senin, 11 Juni 2018 | 13:16
Wah kalo udah disiapkan seperti ini pastinya nanti Gus Ipul dan mbak Puti akan mampu meraih kemenangan nih. Karena suara beliau berdua dikawal dengan baik oleh semua saksi yang ada di seluruh TPS dan semua pendukung bisa memberikan hak pilih mereka dengan bebas tanpa tekanan.