logo rilis
PDIP: Pertemuan Wiranto-SBY Bukan Intervensi Jokowi
Kontributor
Nailin In Saroh
19 April 2018, 17:54 WIB
PDIP: Pertemuan Wiranto-SBY Bukan Intervensi Jokowi
Ilustrasi Jokowi. RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— PDIP enggan menduga-duga pertemuan Menko Polhukam, Wiranto dan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang dikabarkan membahas soal Pilpres 2019.

Apalagi, menanggapi pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono, bahwa Wiranto diutus istana untuk menyandera SBY agar mendukung Jokowi pada Pilpres 2019. Melalui kasus Century yang disinyalir akan mentersangkakan mantan Wapres Boediono.

Ketua DPP PDIP, Sukur Nababan, menilai lebih baik partainya fokus dengan kinerja ketimbang mengurusi orang per orang.

"Saya tidak mau menduga-duga. Tapi saya sebagai ketua DPP, saya berfikir siapapun bisa bertemu dengan siapapun itu adalah hak warga negara. Maka saya katakan tadi Prabowo efek bagi saya itu sah saja. Tapi kami lebih berfokus pada pergerakan kami sendiri,” kata Sukur di Senayan, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Ia berujar, jika lebih sibuk mengurusi urusan orang lain, ia khawatir urusan yang menjadi kewajibannya tidak dilaksanakan.

“Jangan sampai kita pusing mikirin orang lain siapa ketemu siapa. Sementara kerja kita enggak dikerjakan," ujar dia.

Secara pribadi, Sukur mengaku dirinya tidak dalam kapasitas mengomentari pertemuan tersebut. Yang jelas, kata dia, tidak ada intervensi dari Jokowi.

"Saya tidak berada di Demokrat atau Hanura, bukan kapasitas saya. Saya dari PDIP, itu bukan intervensi Jokowi. Kontrak politik kita yang penting bangun bangsa sesuai trisakti," tegasnya.

Saat disinggung apakah PDIP berharap Demokrat bergabung dalam koalisi Jokowi? Sukur menjawab diplomatis. Ia mengaku tidak ingin mencampuri putusan partai berlambang mercy tersebut.

"Saya tidak punya kapasitas untuk jawab itu. Itu yang jawab Demokrat. Kalau soal PDIP baru saya jawab," tandasnya.

Editor: Taufiqurrohman


500
komentar (0)