logo rilis

PDIP: Koopssusgab Jangan Dijadikan Polemik
Kontributor
Sukma Alam
20 Mei 2018, 03:21 WIB
PDIP: Koopssusgab Jangan Dijadikan Polemik
Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Politisi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan, meminta publik jangan menjadikan polemik mengenai wacana pembentukan komando operasi khusus gabungan (Koopssusgab) pada pemberantasan terorisme.

"Saat ini, ada wacana membentuk Koopssusgab dari pasukan elite TNI untuk membentuk Polri dalam pemberantasan terorisme agar lebih efektif. Wacana ini telah mendapat persetujuan dari Presiden," kata Arteria, di Jakarta, Sabtu (19/5/2018).

Menurut Artieria, wacana pembantukan Koopssusgab adalah tim antiteror dari gabungan pasukan elite TNI ini sangat penting dalam membantu Polri memberantas terorisme.

Menurut Arteria, wacana pembentukan Koopssusgab ini yang mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo ini sasarannya agar negara betul-betul hadir melindungi warganya dari potensi serangan teroris.

"Karena itu, wacana pembentukan Koopssusgab ini seharusnya diapresiasi, bukan malah dijadikan polemik," katanya.

Ia menambahkan, jika makin banyak yang mendukung, kerja pemberantasan terorisme ini akan makin bagus.

Wacana pembentukan Koopssusgab ini, kata dia, memperlihatkan bahwa negara hadir dalam pemberantasan terorisme.

Di sisi lain, Arteria juga melihat, Polri cukup sulit melakukan pemetaan terhadap kelompok dan jaringan terorisme, karena mereka terus melakukan metamorfosis dengan melakukan pembelahan kelompok.

"Ibarat dokter, kalau diagnosanya sulit, maka pengobatannya juga sulit," katanya.

Diketahui, Koopssusgab merupakan tim antiteror gabungan dari tiga matra TNI, yakni Satuan 81 Gultor Kopassus TNI AD, Detasemen Jalamangkara (Denjaka) TNI AL, dan Satuan Bravo 90 Paskhas TNI AU. Koopssusgab ini pernah ada, tapi kemudian dibubarkan pada 2015.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)