logo rilis

PDIP dan Pencapresan Jokowi
Kontributor
RILIS.ID
26 Februari 2018, 12:55 WIB
PDIP dan Pencapresan Jokowi
FOTO: facebook

Oleh Andrianto SIP
Aktivis Pergerakan

SAYA rasa PDI Perjuangan memang perlu segera mencapreskan Jokowi mengingat parpol lain sudah lebih dulu yakni Golkar, PPP, NasDem, Hanura dan partai lainnya. Apalagi elektabilitas Jokowi yang cenderung turun tidak sebanding dengan elektabilitas PDIP yang konstan di nomor satu.

PDIP perlu mendongkrak Jokowi sekaligus memberi kepastian publik bahwa Jokowi masih dalam orbit PDIP. Di samping, PDIP memang tidak memiliki figur lain selain Jokowi.

Situasi dan kondisi memang tidak kondusif buat Jokowi dengan tren yang terus menurun secara kontinyu membuat PDIP harus bergerak cepat ke publik bahwa partai banteng ini masih mengendors Jokowi. Hal ini memang agak rancu di mana PDIP justru tidak terdampak efek dari kinerja Jokowi yang tidak memuaskan publik.

Buat parpol oposisi ini justru menarik setidaknya jelas sudah blocking politiknya. Asumsinya ini kelanjutan dari pilkada DKI Jakarta. Publik pun melihat Jokowi dan PDIP memang satu platform.

Dampaknya bisa berpengaruh terhadap elektoral keduanya. Bagaimana pun image pemerintahan ini yang islam phobia, neo-liberalis dan proxy sangat berat bila tidak dipikul bareng.

Saya rasa dengan tren Jokowi yang terus turun akan membuat figur baru yang fresh sangat dinanti publik. Angka survei terakhir elektabilitas Jokowi tidak lebih dari 40 persen, artinya ada 60 persen rakyat butuh perubahan.

Sosok alternatif seperti Gatot Nurmatyo, Rizal Ramli, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Anies Baswedan bakal dapat apresiasi dari publik.

Setidaknya Pilpres 2019 akan berjalan menarik dan dinamis sebagai pemilu presiden yang pertama serentak dengan pemilu legastifnya yg terbesar di dunia.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)