logo rilis

PDIP Balik Sindir NasDem, Puan Maharani Beri Peringatan Ini
Kontributor
Nailin In Saroh
11 November 2019, 20:02 WIB
PDIP Balik Sindir NasDem, Puan Maharani Beri Peringatan Ini
Puan Maharani

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Umum PDIP Bidang Politik dan Keamanan, Puan Maharani menyinggung pidato Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam pembukaan Kongres pada Jumat, (8/11/2019) lalu. Menjawab manuver bos Media Grup itu, Puan justru mengingatkan Paloh soal keberadaan fatsun politik yang dijaga sesama partai koalisi dalam pemerintahan Jokowi. 

"Ada fatsun-fatsun politik yang tidak boleh kita langgar dalam satu gabungan partai pendukung pemerintah," ujar Puan di Komplek DPR RI, Jakarta, Senin (11/11). 

Puan pun membahas soal sindiran Surya Paloh tentang partai Pancasilais, tetapi enggan merangkul dan bersalaman dengan teman sendiri. Seolah sepakat dengan Paloh, menurut Puan, silaturahim memang wajib dilakukan oleh antar elemen bangsa. 

"Terkait silaturahmi merupakan komunikasi antarpartai, suatu hal yang wajib kita lakukan setiap warga negara," kata Puan. 

Kendati demikian, Puan kembali mengingatkan bahwa di koalisi pemerintah, ada fatsun yang tidak boleh dilanggar. Namun, Puan enggan merinci maksud dari fatsun tersebut. 

Puan hanya mengatakan, sesama koalisi lebih baik gotong royong untuk membahas tantangan lima tahun ke depan. Jadi kata dia, sindir menyindir itu tidak perlu diperpanjang. 

"Jadi ya hal-hal yang terkait dengan yang disampaikan oleh Pak Surya Paloh, tentu saja saya hanya ingin mengatakan itu, ya mari kita bangun Indonesia ini secara bergotong royong bersama-sama," kata Puan.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh mengungkapkan sindiran-sindiran keras saat menyampaikan arahan dalam acara pembukaan Kongres-2 Nasdem yang digelar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta pada Jumat malam, (8/11).

Mulai dari menyindir partai yang mengaku sok Pancasilais dan suka gotong-royong, tetapi sinis dan kerap mencurigai partai lain. Saat ditanya partai mana yang dia sindir, Surya Paloh tersenyum kemudian menjawab dengan retorika.

"Yang mencurigai Nasdem, ya, kita enggak tahu, tapi pasti ada. Itu bagaikan angin yang terasa di tangan, saya enggak bisa tangkap dia," kata Paloh sambil tersenyum.

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID