logo rilis

PBNU Sentil Tindakan Diskriminatif Telkom
Kontributor

17 April 2018, 13:11 WIB
PBNU Sentil Tindakan Diskriminatif Telkom
Telkom

RILIS.ID, Jakarta— Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menyesalkan tindakan Direktur Utama PT Telkom, Alex J Sinaga, yang diduga melakukan diskriminasi terhadap pembagian dana CSR kepada masyarakat Indonesia. Seharusnya, sebagai salah satu perusahaan milik pemerintah, PT Telkom bisa bersikap adil. 

“Tidak boleh ada diskriminasi, mestinya begitu. Memang orang Islam tidak ada yang kapabel dibidang-bidang itu? Kan tidak juga, pasti banyak. Yang penting jangan melakukan diskriminasi karena golongannya juga pula karena agamanya,” kata Ketua PBNU, KH Marsudi Syuhud saat dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Ia pun menyesalkan sikap Dirut Telkom, meski memang secara undang-undang tidak ada larangan. Namun secara moral kebangsaan harusnya tidak boleh dibeda-bedakan seperti itu. 

Sementara, terkait aksi demo, Marsudi mengatakan, sudah haknya mahasiswa dimana kewajiban mereka kata dia harus kritis.

“Sebagai mahasiswa, tulang punggung pemilik bangsa ke depan itu mahasiswa ya apa saja harus dikritisi,” tegasnya.

Adanya desakan agar Presiden Jokowi melakukan evaluasi terhadap Dirut PT Telkom, KH Marsudi menegaskan pasti akan ada penilaian kinerja dan penilaian macam-macamnya. Apalagi kata dia, sebuah BUMN besar pasti akan dilihat itu. 

“Pasti itu dan harus dilihat kinerjanya, apalagi kinerja BUMN besar begitu kan harus propesional, tidak boleh lah ada diskriminasi dalam memberikan CSR atau diskriminasi dalam posisi pekerjaan atau apa saja yang ada disitu, karena bukan milik pribadi, BUMN ini milik Negara, milik rakyat,” tandasnya.

Diketahui ratusan mahasiswa dan pemuda melakukan aksi di depan Gedung PT Telkom, Senin 16 April 201. Mereka memprotes sikap Dirut PT Telkom Alex J Sinaga yang diduga melakukan penyelewengan dana CSR untuk kepentingan kelompok-kelompoknya. 

“Ini indikasi SARA sangat kuat, kami melihat PT Telkom telah melakukan diskriminatif terhadap agama tertentu,” kata salah satu peserta aksi.

Mereka mendesak agar Alex J Sinaga untuk mundur dari jabatannya, karena dinilai pilih kasih dalam menyalurkan bantuan ke agamaan sehingga menimbulkan kecemburuan sosial dan memicu terjadinya konflik SARA di masyarakat. 

“Kami mendesak kepada Menteri BUMN untuk segera mencopot Alex J Sinaga sebagai Dirut PT Telkom dan tidak memilih kembali Alex J Singa dalam RUPS nantinya. Apalagi isu Saham PT Telkom di bawah pimpinan Alex mengelami penurunan, sehingga investor dan pasar sudah tidak percaya lagi kepada Telkom,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak PT Telkom ihwal isu tersebut.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)