logo rilis
PBB: Kekerasan Seksual Rohingya Diperintahkan Militer Myanmar
Kontributor
Sukma Alam
14 November 2017, 11:40 WIB
PBB: Kekerasan Seksual Rohingya Diperintahkan Militer Myanmar
Pengungsi Rohingya Berjalan. FOTO: reuters

RILIS.ID, Dhaka— Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan membawa kasus penganiayaan muslim Rohingya di Myanmar ke Pengadilan Pidana Internasional (ICC). 

Pejabat Senior PBB Pramila Patten mengatakan, kekerasan seksual yang dialami Rohingya terjadi karena diperintahkan langsung oleh militer Myanmar.

Baca Juga

"Kekerasan seksual diperintahkan, diatur, dan dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Myanmar," ujar Patten dilansir reuters, Selasa (14/11/2017).

Patten menambahkan, apa yang dilakukan militer Myanmar merupakan penghapusan etnis Rohingya secara berencana.

"Perkosaan adalah tindakan dan senjata genosida."

Patten mengatakan, sejak masuknya pengungsi Rohingya pertama ke Bangladesh pada Agustus lalu, para spesialis kekerasan berbasis gender telah mengirimkan layanan kepada 1.644 korban kekerasan seksual.

"Kami membutuhkan dana penuh untuk krisis kemanusiaan ini dari komunitas donor internasional. Bebannya terlalu berat untuk ditanggung oleh pemerintah Bangladesh," katanya.


#PBB
#Rohingya
#Militer Myanmar
#Kekerasan Seksual
500
komentar (0)