logo rilis
PBB: Kami Tidak Akan Berkoalisi dengan Jokowi
Kontributor
Sukma Alam
05 Juni 2018, 08:31 WIB
PBB: Kami Tidak Akan Berkoalisi dengan Jokowi
Ilustrasi: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Majelis Syura Partai Bulan Bintang (PBB), MS Kaban, menyebutkan ada empat tokoh nasional yang layak untuk memimpin bangsa Indonesia, yakni Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan Gebernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

"Ya kalo di tanya siapa calon tentu saya bilang kapasitas itu ada pada Pak Yusril, Prabowo, Gatot dan Sri Sultan. Menurut saya orang-orang ini sangat paham dengan negara Indonesia," katanya di Jakarta, Selasa (5/6/2018).

Menurut dia, pada Pilpres 2019 nanti partainya tidak mendukung Joko Widodo untuk kembali mencalonkan diri sebagai capres.

"Prinispnya PBB akan berkoalisi, tetapi berkoalisi pada kekuatan rakyat. Jadi koalisi ini koalisi rakyat, koalisi yang bisa memajukan rakyat Indonesia. Yang jelas tidak berkoalisi dengan Jokowi," kata mantan Menteri Kehutanan era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.
 
Menurut dia, partainya sudah meninjau beberapa macam aspek sulit untuk bisa bergandengan dengan Jokowi.

"Karena Indonesia ini harus dipimpin oleh seorang kepala negara, presiden yang sangat paham terhadap konstitusi, amanat muqadimah, amanat pembukaan UUD 1945 dan kita bernegara memecahkan masalah-masalah yang begitu complicated," kata Kaban.

Jadi, kata dia, memerlukan orang yang betul-betul dari segi kepemimpinan sangat kuat, dalam segi keterampilan dan keahlian mampu memecahkan masalah, dan mampu memangku seluruh potensi nasional.

"Sehingga keharmonisan kita berbangsa dan bernegara bisa terjaga," tuturnya. 

Menurut Kaban, koalisi yang nantinya dibangun pada saat pemilihan presiden nanti harus kompak. Koalisi rakyat Indonesia atau apa pun namanya memiliki komitmen untuk membangun negara secara bersama-sama.

"Kita ingin membangun negara ini secara bersama-sama, mempertahankannya bersama-sama, membangunnya bersama-sama. Jadi koalisi ini mau namanya koalisi rakyat Indonesia, koalisi merah putih, kita harus membangun bersama-sama," ucapnya.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)