logo rilis
PB HMI: Masyarakat Kecil Terusik dengan Gaji Megawati
Kontributor
Fatah H Sidik
03 Juni 2018, 22:21 WIB
PB HMI: Masyarakat Kecil Terusik dengan Gaji Megawati
Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) meminta Presiden Jokowi mempertimbangkan ulang gaji Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri. Soalnya, minimnya keuangan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan utang menembus Rp4.000 triliun.

"Gajinya memang kecil menurut pemerintah. Tapi, masyarakat kecil pasti merasa terusik dengan nominal yang diterima. Pasalnya, subsidi untuk masyarakat kecil di era Presiden Jokowi banyak yang dikurangi," ujar Bendahara Umum PB HMI, Taufan Tuarita, via siaran pers yang diterima rilis.id di Jakarta, Minggu (3/6/2018). 

Sebaiknya, menurut dia, anggaran tersebut digunakan untuk program pengentasan kemiskinan atau bantuan modal usaha bagi masyarakat yang kurang mampu. "Itu jauh lebih produktif," jelasnya.

Di sisi lain, PB HMI mendesak Jokowi bersungguh-sungguh menjalankan tugasnya sebagai kepala negara. Alasannya, kebijakan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini tak mencerminkan Nawacita atau semangat revolusi mental.

"Seharusnya masyarakat dapat merasakan dampak atas kebijakan pemerintah. Tapi nyatanya, melenceng jauh dari cita-cita berbangsa dan bernegara," tutup Taufan.


komentar (0)