logo rilis
Pasukan AS Tetap Berada di Korsel Meski Berdamai dengan Korut
Kontributor
Syahrain F.
02 Mei 2018, 23:17 WIB
Pasukan AS Tetap Berada di Korsel Meski Berdamai dengan Korut
Presiden Korsel Moon Jae-in. Reuters/Jung Yeon-je

RILIS.ID, Seoul— Presiden Korea Selatan Moon Jae-in membantah bahwa pasukan Amerika Serikat (AS) akan meninggalkan semenanjung menyusul perjanjian damai dengan Korea Utara.

"Ini adalah masalah aliansi Korea Selatan-AS, jadi tidak ada hubungannya dengan penandatanganan perjanjian perdamaian," tegas juru bicara presiden Kim Eui-kyeom mengutip Presiden Moon, Rabu (2/5/2018), melansir Anadolu Agency.

Menurut kantor berita Yonhap, pernyataan Moon muncul setelah salah satu penasihat keamanannya pada awal pekan ini mengatakan bahwa mempertahankan keberadaan pasukan AS di Semenanjung Korea akan sulit dilakukan mengingat ada deklarasi perdamaian resmi.

Pertemuan puncak antar-Korea pertama dalam lebih dari satu dekade menghasilkan komitmen dari pemimpin Utara Kim Jong-un untuk mengakhiri Perang Korea dan denuklirisasi penuh.

Kedua masalah itu diperkirakan akan dibahas lebih rinci ketika Kim menggelar perundingan dengan Presiden AS Donald Trump bulan ini, sementara pemimpin Korea Utara tidak menyebutkan secara jelas soal militer AS dalam pertemuannya dengan Moon pekan lalu.

AS memiliki sekitar 30.000 pasukan di Korea Selatan, sejak Perang Korea 1950-53 yang hanya diselesaikan dengan perjanjian gencatan senjata.

"Pemerintah meyakini Pasukan AS-Korea [USFK] berperan sebagai mediator antara negara-negara besar seperti Tiongkok dan Jepang. Artinya, USFK memang dibutuhkan," kata seorang pejabat kepresidenan Seoul kepada wartawan.


500
komentar (0)