logo rilis
Pemprov DKI Pastikan Stok Cabai Aman
Kontributor
Fatah H Sidik
30 April 2018, 13:15 WIB
Pemprov DKI Pastikan Stok Cabai Aman
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno (kedua kanan), meninjau lokasi pertanaman aneka cabai di Kecamatan Secang, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (29/4/2018). FOTO: Ditjen Hortikultura Kementan

RILIS.ID, Magelang— Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, melakukan kunjungan kerja ke Magelang, Jawa Tengah, Minggu (29/4/2018). Dia mengecek pertanaman aneka cabai di Kecamatan Secang untuk memastikan pasokan ke DKI aman jelang puasa dan Lebaran.

"Kebutuhan aneka cabai untuk wilayah DKI sekitar 120 ton per harinya. Salah satunya, dipasok dari Magelang," ujarnya sela kunjungan tersebut.

Sandi, sapaannya, menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berkomitmen menjaga stabilisatas harga dan pasokan harga pangan, termasuk aneka cabai, di Ibu Kota. Salah satu upayanya, mendukung petani daerah dengan menyederhanakan rantai pasok serta terbuka dan berkeadilan.

"Petani untung, pedagang happy, harga di konsumen terjangkau," harapnya.

Pada kesempatan itu, Sandi turut membawa beberapa pedagang PD Pasar Jaya. Tujuannya, langsung bermitra dengan petani lokal.

Sementara, Kepala Bidang Hortikultura Magelang, Eko Harmanto, menjelaskan, potensi cabai rawit merah mencapai 2.000 hektare dan cabai merah 4.000 hektare. Setiap bulan sekitar 300-500 hektare dipanen.

"Kami sudah mengatur pola tanamnya sesuai arahan pemerintah pusat. Petani terus kami bina, supaya meningkat produktivitas cabainya," jelasnya.

Sedangkan petani unggulan Ditjen Hortikultra Kementan (champion) Magelang, Tunov Mondroatmodjo, menyatakan, pihaknya siap bekerja sama dengan PD Pasar Jaya untuk mengamankan stok DKI.

"Hal seperti ini sudah kami lakukan dengan Kementrian Pertanian sejak 2016 untuk stabilisasi pasokan dan harga," katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan puasa dan Lebaran, terangnya, ada sekitar 100 hektare rawit merah dan 400 hektare cabe keriting.

"Mudah-mudahan kemitraan dengan PD Pasar Jaya lebih optimal dan saling menguntungkan," tutup Tunov.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)