logo rilis
Paryono, Petani Berprestasi Nasional yang Sukses Menerapkan Model Pertanian Bioindustri
Kontributor
Elvi R
19 Agustus 2019, 18:22 WIB
Paryono, Petani Berprestasi Nasional yang Sukses Menerapkan Model Pertanian Bioindustri
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Paryono (52 tahun), petani kooperator  Bioindustri Kelapa Sawit sukses menerima penghargaan sebagai petani berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019. Hal ini juga menjadi prestasi besar bagi BPTP Kalteng yang bersama-sama membina petani di desa Sumber Makmur kec. Parenggean kabupaten Kotawaringin Timur dalam mengembangkan inovasi teknologi model integrasi Pertanian Bioindustri Sawit-Sapi.

Kelompoktani Jaya Makmur, pimpinan Paryono, awalnya memiliki 16 ekor sapi sekarang sudah berkembang sekitar 92 ekor dan mampu menghasilkan 3 jenis produk pakan. Yaitu pakan komplit untuk pembibitan, pakan komplit untuk penggemukan, dan pakan konsentrat sebagai makan tambahan yang penuh gizi, dengan kapasitas produksi 3-4 ton per harinya, serta produk turunan lainnya seperti Biourine, kompos, dan pemanfaatan Biogas sebagai sumber energi. Desa Sumber Makmur berkembang sebagai desa penghasil ternak sapi dan berhasil memanfaatkan limbah sawit dengan pertanian sistem zero waste. Saat ini pemasaran hasil limbah sawit berupa pakan dan kompos sudah dikirim ke berbagai wilayah di Kalteng dan pulau Jawa

Paryono mengungkapkan terima kasihnya atas bimbingan BPTP selama ini yang mengantarkanya memperoleh berbagai penghargaan dan bisa mengikuti serangkaian acara kenegaraan seperti Rapat Paripurna DPR RI dan Pidato Kenegaraan Presiden RI (16/8/2019), menghadiri Perayaan Detik-detik HUT RI ke 74 di Istana Negara Jakarta (17/8/2019), bertemu dengan pimpinan Kementan menerima penghargaan dari Menteri Pertanian sebagai Petani Berperestasi Tingkat Nasional (17/8/2019) dan silaturahmi Presiden RI dengan para Teladan (18/8/2019).

Kepala BPTP Kalteng (Dr. Fery F. Munier) mengucapkan selamat atas Pengahargaan Tingkat Nasional yang diperoleh Provinsi Kalimantan Tengah melalui pak Paryono, semoga ini menginspirasi dan memotivasi petani-petani lainnya untuk berbuat lebih baik lagi mengembangkan potensi pertanian dan peternakan di Kalteng, dan menurut beliau ini  juga merupakan hasil kerja keras kita semua peneliti, penyuluh, petani dan pemerintah daerah bersama-sama dalam memajukan pertanian di Kalimantan Tengah.

Sumber: Dedy Irwandi/Balitbangtan




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID