logo rilis
Parpol Berebut Cawapres, NasDem: Jangan Paksa Jokowi!
Kontributor
Sukma Alam
30 Maret 2018, 08:35 WIB
Parpol Berebut Cawapres, NasDem: Jangan Paksa Jokowi!
Ilustrasi: RILIS.ID/Fafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Partai Nasional Demokrat (NasDem) menyerahkan sepenuhnya kepada Joko Widodo (Jokowi) untuk menentukan calon pendampingnya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 nanti. Partai besutan Surya Paloh itu mengaku tak pernah menyodorkan nama-nama ke Jokowi.

"NasDem tak akan menyodorkan nama. NasDem ikut Pak Jokowi saja. Kita tahu yang terbaik untuk Jokowi dan terbaik untuk NasDem," ujar Ketua DPP NasDem Willy Aditya saat berbincang-bincang kepada rilis.id, Jumat (30/1/2018).

Ia menambahkan, NasDem tetap konsisten tak memberi mahar politik terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Hal itu, kata dia, yang membedakan NasDem dengan partai politik koalisi pendukung Jokowi.

"Koalisi selama ini terjadi, NasDem beri gagasan politik tanpa syarat. Kalau memajukan kriteria boleh tapi enggak boleh paksa harus diserahkan ke Jokowi," ucapnya.

Menurutnya, Parpol pemerintah Jokowi sebaiknya fokus membantu menyelesaikan program kerja yang tinggal 1 tahun lagi. "Kalau tidak, nanti jadi tarik-menarik enggak fokus," tandasnya.

Diketahui, Presiden Jokowi sudah didukung 7 partai politik untuk maju pada Pemilu 2019. Di antaranya, PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai Golkar, PKB, Partai NasDem, PPP, PSI dan Partai Perindo.

Beberapa Parpol tersebut mengajukan nama-nama calon pendamping Jokowi, yakni Ketua Dewan Pembina Hanura Wiranto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.


500
komentar (0)