logo rilis

Panen Raya Dipantau Badan Informasi Geospasial
Kontributor
Ainul Ghurri
14 Februari 2018, 14:55 WIB
Panen Raya Dipantau Badan Informasi Geospasial
Deputi Bidang Informasi Geospasial Tematik, Nurwadjedi. Foto: RILIS.ID/Ainul Ghurri

RILIS.ID, Jakarta— Badan Informasi Geospasial (BIG) turut memantau panen raya yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Monitoring itu dilakukan bersama Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (Lapan) dengan menggunakan teknologi yang dikembangkan.

Deputi Bidang Informasi Geospasial Tematik Nurwadjedi mengatakan, penerapan monitoring itu dilaksanakan pada akhir Februari 2018. Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan data hasil produktivitas padi bisa terdeteksi sehingga diketahui terbentuk angka yang sama di semua instansi pemerintahan.

Menurutnya, pemantauan juga dilakukan untuk memprediksi dan menghitung luasan produksi padi.

"Kita sedang mengembangkan sistem ini dan kita rapikan pakai satelit yang dari Lapan, jadi datanya dari satelit itu. Ini hanya memonitor fase tumbuh dan kapan panen raya terjadi, dan setelah itu lokasinya dideteksi, kita kan sudah bisa menghitung luasannya itu," katanya di Gedung Ali Wardhana, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Nurwadjedi menambahkan, BIG saat ini sedang menyelaraskan data dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menghitung luasan lahan. Sehingga kata dia, masa panen raya bisa terlihat dengan menggunakan data baseline.

"Itu data Kementan kita pakai lagi, kita mantapkan lagi data itu sebagai baseline untuk menghitung luasan lahan. Ini khusus padi ya," imbuhnya.

Ia menyebutkan, kualitas akurasi data yang dikembangkan mencapai 85 persen. Meskipun resolusi spasialnya lebih kasar, namun resolusi temporalnya lebih sering dilakukan.

"Nah, itu kalau kendalanya lambat bisa bagus, karena kan kalau membandingkan dengan Kementan lebih besar dan enam hari sekali, kalau ini dua hari sekali," tuturnya.

Nurwadjedi juga mengatakan, akan memprioritaskan wilayah Sumatera Selatan, Jawa dan Bali. "Tapi sebagian sudah kita lakukan, tinggal tiga provinsi lagi, mudah-mudahan cuaca mendukung," pungkasnya.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID