logo rilis
Pandemi Belum Usai, Syarief Hasan Ajak Masyarakat Taati Protokol Kesehatan
Kontributor
Nailin In Saroh
09 Agustus 2020, 11:00 WIB
Pandemi Belum Usai, Syarief Hasan Ajak Masyarakat Taati Protokol Kesehatan
Wakil Ketua MPR RI Syarifuddin Hasan saat menjadi pembicara dalam acara Temu Tokoh Nasional, di aula Ponpes Nurul Hidayah Al-Khodijiyyah, Desa Rancagoong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020). FOTO: Biro Pemberitaan MPR

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua MPR RI Sjarifuddin Hasan, ajak masyarakat Indonesia untuk taat mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah dalam melakukan berbagai kegiatan, terutama yang melibatkan banyak orang. Anjuran pemerintah tersebut dibuat, dalam rangka meminimalisir dan melawan makin berkembangnya virus SARS-Cov-2 penyebab COVID-19 yang sangat memberatkan rakyat.

"Saya rasa upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dalam koridor menghentikan penyebaran virus, mesti diapresiasi dan didukung," katanya, saat menjadi pembicara dalam acara Temu Tokoh Nasional, di aula Ponpes Nurul Hidayah Al-Khodijiyyah, Desa Rancagoong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020). 

Acara ini dihadiri Pimpinan Ponpes KH. Denny Ramdhani, Ketua MUI Cianjur KH. Ahmad Yani, Jajaran Dewan Kesenian Cianjur, para tokoh masyarakat desa dan sekitar 300 santri juga santriwati Ponpes.

Pimpinan MPR dari partai Demokrat yang akrab disapa Syarief Hasan ini menegaskan bahwa untuk menghadapi pandemi harus dimulai dari menghilangkan penyebabnya yakni virus itu sendiri. Sebab, ketika virus sudah hilang maka semua dampak yang diakibatkannya pun berangsur-angsur akan hilang juga. Masyarakat akan kembali menjalani kehidupan normalnya seperti sebelum adanya pandemi.

"Saya menganalogikan begini, ketika kita ingin menghilangkan asap, maka apinya sebagai sumber asap yang harus dipadamkan lebih dulu. Ketika itu terjadi, lambat laun asap akan segera lenyap. Dan saat ini hanya patuh pada protokol kesehatanlah yang diharapkan bisa menghilangkan pandemi, sebelum vaksin atau obat ditemukan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Syarief Hasan mengungkapkan bahwa banyak contoh elemen masyarakat yang dengan kesadaran penuh mematuhi secara disiplin protokol kesehatan. Salah satunya adalah Ponpes Nurul Hidayah Cianjur. "Saya melihat, disiplin dalam menjaga kesehatan yang dilakukan ponpes adalah implementasi ajaran Islam yakni menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan," tambahnya.

Syarief Hasan berharap, ponpes terus melakukan hal tersebut dan menjadi contoh baik buat semua. "Menjalankan protokol kesehatan dengan baik di masa pandemi juga sebagai syiar Islam. Mari kita semua umat Islam menjadi yang terdepan. Tunjukan komitmen kita dalam upaya melawan covid ini," katanya.

Lebih luas lagi, lanjut Syarief Hasan, Islam juga mengajarkan hubungan saling membantu dan bergotong royong antar sesama manusia. Untuk itu, sinergitas antar seluruh anak bangsa dalam menghadapi musuh yang sama sangat diperlukan, dibina dan dikuatkan.

"Akhirnya disamping berbagai usaha yang ditempuh, kita semua berdoa dan berharap agar pandemi ini segera cepat berakhir," tandasnya.
 

 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID