logo rilis

PAN: Hasil Pileg Selalu Jauh Lebih Tinggi dari Survei
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
20 Juli 2018, 21:30 WIB
PAN: Hasil Pileg Selalu Jauh Lebih Tinggi dari Survei
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay, menyebut, hasil pemilihan legislatif selalu berbeda dari berbagai prediksi lembaga survei.

Bahkan, kata Saleh, persentase hasil pileg sering kali justru jauh lebih tinggi dari margin error yang ditetapkan lembaga survei. 

Saleh menyatakan hal itu menanggapi hasil survei elektabilitas partai politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang menempatkan PAN di angka 2,3 persen suara. 

"Semestinya, fenomena itulah yang ditanyakan kepada lembaga survei. Pada pemilu lalu, Hasil survei katanya 2 persen. Faktanya hasil sesungguhnya mencapai 7,59 persen," katanya kepada rilis.id, Jumat (20/7/2018). 

Anggota DPR RI dari Fraksi PAN itu menilai, perbedaan hasil pileg dengan survei itu karena yang diukur oleh lembaga survei adalah popularitas parpol.

Padahal, ujar dia, tingkat elektabilitas parpol di pileg juga berdasarkan popularitas kader dan juga calon anggota legislatifnya.

"Bisa jadi partainya biasa saja, tetapi kader dan calegnya populer. Begitu juga sebaliknya," ujarnya. 

Saleh menegaskan, PAN akan terus bekerja keras untuk bisa maksimal di Pileg dan Pilpres 2019. Dirinya juga optimis partainya itu akan meraih hasil yang jauh lebih tinggi dari berbagai survei sejumlah lembaga. 

"PAN sangat optimistis. Walau survei selalu hasilnya begitu, terbukti pada pilkada yang lalu, calon-calon yang diusung oleh PAN menang lebih dari 58,8 persen. Capaian ini termasuk capaian tertinggi di antara partai-partai yang ada, termasuk partai besar lainnya," tandasnya.

Sebelumnya, LIPI merilis hasil survei yang dilakukan pada 19 April sampai Mei 2018 terkait elektabilitas partai politik. Survei itu dilakukan dengan melibatkan 2.100 responden dan margin of error sebesar +/- 2,14 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)