logo rilis
PAN Desak Menteri Agama Setop Rekomendasi Mubalig
Kontributor
Nailin In Saroh
27 Mei 2018, 13:00 WIB
PAN Desak Menteri Agama Setop Rekomendasi Mubalig
Ustaz Abdul Somad sedang memberikan ceramah. FOTO: RILIS.ID/Lampung

RILIS.ID, Jakarta— Anggota Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mendesak Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk segera menghentikan rekomendasi 200 nama mubalig atau penceramah Islam. Sehingga polemik dari kebijakan tersebut tidak berkepanjangan.

"Kalau rilis itu diteruskan akan sampai berapa ribu mubalig, dikhawatirkan akan ada yang tercecer dan bisa memecah belah umat," ujar Yandri di Jakarta, Minggu (27/5/2018).

Apalagi dalam rapat kerja dengan Komisi VIII kemarin, menurut Yandri, penjelasan Menag soal rekomendasi itu kurang dipahami. Menag menyebut nama Mubalig yang disepakati bukan standarisasi dan bukan pula seleksi. 

Dia menilai, Menag seolah dipaksa untuk mengumumkan mubalig tersebut, padahal orang-orang yang masuk daftar belum dikonfirmasi. Dalam kaitan ini, bisa dibilang Menag sudah mencatut nama orang.

"Itu tanpa izin, enggak elok. Dan rilis itu pula bisa mengakibatkan munculnya pandangan masyarakat adanya ulama pemerintah. Bahkan yang masuk rilis tahap kedua bisa dinilai ulama KW dua dan seterusnya," pungkas Politisi PAN itu.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku menerima banyak permintaan rekomendasi nama penceramah baik dari instansi, lembaga ataupun perorangan menjelang Ramadan. Hal itu, menjadi alasan Kemenag mengeluarkan 200 nama Mubalig yang layak memberikan ceramahnya kepada masyarakat.

"Memang kami dua, tiga bulan terbiasa menerima sejumlah kalangan baik perorangan, lembaga, instansi yang meminta masukan untuk dapat nama penceramah. Biasanya mereka menyebutkan nama. Apakah si fulan bisa jadikan penceramah atau tidak. Selama ini begitu," ujar Lukman saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Editor: Elvi R


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)