logo rilis

PAN: Amien Rais Tak Bilang 'Partai Allah dan Setan'
Kontributor
Zul Sikumbang
16 April 2018, 11:51 WIB
PAN: Amien Rais Tak Bilang 'Partai Allah dan Setan'
Amien Rais. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo menegaskan, Ketua Dewan Kehormatannya Amien Rais tidak pernah menyebutkan adanya partai Allah dan partai setan. Amien Rais hanya menyebutkan kata partai, yang artinya golongan atau kelompok sebagaimana yang terdapat dalam surat Al Maidah ayat 56.

“Rujukan Pak Amien adalah kata hizballaah dari Al Maidah ayat 56. Al Quran terjemahan Kementerian Agama mengartikannya sebagai 'pengikut (agama) Allah'. Kata 'hizb' ini bisa diartikan sebagai golongan, kelompok, grup atau partai. Namun kata partai ini tidak otomatis berarti partai politik. Al Maidah 56 juga menegaskan bahwa hizballaah itu adalah orang-orang yang menang,” kata Drajad di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Sementara, lawan hizballah adalah hizbasy-syaithoon, yang tertera dalam surat Al Mujaadilah ayat 19. Dalam Al Quran terjemahan Kementerian Agama, hizbasy-syaithoon ini diartikan sebagai 'golongan setan'. 

“Jadi Pak Amien sama sekali tidak membagi Parpol menjadi Partai Allah vs Partai Setan. Tidak ada kata-kata Parpol dalam ucapan beliau. Beliau menyebut partai, itu artinya kelompok atau golongan. Lebih besar dan lebih luas dari sekedar partai politik,” terang Drajad.

Ia juga menyuruh orang-orang yang telah salah mengartikan kalimat Amien Rais. Dikatakannya, Amien Rais menyebut 'bukan hanya PAN, PKS dan Gerindra, tapi kelompok yang membela agama Allah'. 

Hal ini dipertegas dalam kutipan sebagai berikut: 
“Orang-orang yang anti-Tuhan, itu otomatis bergabung dalam partai besar, itu partai setan. Ketahuilah partai setan itu mesti dihuni oleh orang-orang yang rugi, rugi dunia rugi akhiratnya. Tapi di tempat lain, orang yang beriman bergabung di sebuah partai besar namanya hizbullah, Partai Allah. Partai yang memenangkan perjuangan dan memetik kejayaan."

“Jadi, jelas bahwa yang dimaksud Pak Amien dengan kata 'partai' itu adalah 'kelompok' atau 'golongan atau pengikut', bukan partai politik. Hal ini juga berlaku untuk istilah 'partai besar'. Karena itu, dengan segala kerendahan hati, ijinkan saya mengajak kita semua melihat hal ini dari kacamata tauhid Islam. Bukan kacamata partai politik. Sehingga, tidak perlu terjadi kontroversi terkait hal ini,” pungkas Drajad.

Sebelumnya, Amien Rais memberi tausiah dan menyebut soal partai Allah dan partai setan di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jumat pagi (13/4/2018). 

Isi ceramah Amien menuai kontroversi lantaran mantan Ketua MPR itu dianggap sedang membawa agama dalam kompetisi politik seraya memicu provokasi sentimen SARA.

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)