logo rilis
PAN Akui Kemenangan Jokowi
Kontributor
Nailin In Saroh
21 Mei 2019, 17:00 WIB
PAN Akui Kemenangan Jokowi
Ketua UMUM Partai Amanat Nasioal Zulkifli Hasan. FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetyo

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, mengakui kemenangan paslon 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin pasca pengumuman resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Jokowi-Ma'ruf memenangi kontestasi pilpres dengan perolehan suara 55,50 persen.

"Iya kita mengakui kemenangan Pak Jokowi. Kami akui hasil KPU," ujar Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Zulkifli pun meluruskan berhembusnya kabar perwakilan PAN tidak menandatangani hasil rekapitulasi KPU. Dia menjelaskan, pada awalnya perwakilan PAN yang hadir dalam rapat pengumuman hasil suara pemilu tidak menandatangani hasil rekapitulasi.

Hal itu karena ada lima daerah pemilihan legislatif yang digugat oleh partai berlambang matahari terbit itu.
?
"Memang semalam itu ada salah paham sedikit karena itu rekapitulasi Pileg kita ada menggugat 5 dapil, ada Sulawesi Utara, Jawa Tengah ada beberapa dapil kita tdak setuju karena itu kita akan bawa ke MK (Mahkamah Konstitusi)," ungkapnya.

"Maka perwakilan PAN tidak tanda tangan, tapi setelah konfirmasi kita tanda tangan dengan catatan 5 itu tetap bisa kita gugat ke MK, maka kami sudah menandatangani rekapitulasi KPU. Jadi tidak ada lagi brita simpang siur, kalau kami mengakui hasil lembaga resmi KPU," sambung dia.

Terkait beda pandangan dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang menolak hasil rekapitulasi, Zulhas tak mau ambil pusing dengan hal itu.

Justru, ia mempersilakan BPN untuk menggugat hasil Pilpres melalui jalur institusional.

"BPN punya hak untuk menggugat ke MK ditunggu tiga hari ke MK. Itu kan lembaga resmi, bisa nanti kalau dinilai ada kecurangan adu argumentasi. BPN bisa sampaikan. Jadi kita masuk ke institusi resmi. Di situ bisa bertarung tapi dalam gedung. Tarung data perhitungan. Itu koridor konstitusi," tandasnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pemilihan presiden yang menunjukkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang, mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pengumuman itu dikeluarkan pada Selasa dini hari (21/5/2019) sesudah KPU menyelesaikan seluruh rekapitulasi 34 provinsi dan 130 PPLN.

Menurut KPU, jumlah suara sah nasional tercatat 154.257.601. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional.

Jumlah suara sah pasangan saingan mereka, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, adalah 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID