logo rilis
Pakde Karwo Wajibkan ASN Jatim Beli Beras Produksi Gapoktan
Kontributor
Budi Prasetyo
26 Oktober 2018, 23:05 WIB
Pakde Karwo Wajibkan ASN Jatim Beli Beras Produksi Gapoktan
Ilustrasi beras. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Surabaya— Gubernur Jawa Timur, Soekarwo membuat kebijakan dengan mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi itu membeli beras hasil produksi gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang ada di Jawa Timur.

Menurut Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo, produksi beras yang diproduksi gapoktan yang ada di Jatim sangat melimpah.

Namun, masih terkendala pasar karena produksi tergolong beras premium sehingga keuntungannya akan sedikit kalau harus dijual ke pemerintah, melalui Bulog.

“Kalau dijual ke Dolog (sebutan untuk Bulog) preminya hanya 20 persen, sebab patokan harga dolong hanya untuk beras kelas medium. Makanya kita serap tapi dengan harga masih di bawah pasar sedikit, sehingga masih menguntungkan petani dibanding dijual ke Dolog,” katanya di Surabaya, Jumat (26/10/2018).

Bagi ASN sendiri, lanjut orang nomor satu di provinsi Jatim, juga sangat diuntungkan, karena beras akan diantar ke rumah masing-masing dan lebih murah dibanding beli di pasar.

“Dibanding harga pasaran, lebih murah Rp500 per kilogram dan langsung dikirim ke rumah. Asyik kan?” ungkap mantan Sekdaprov Jatim ini.

Senada, Biro Perekonomian Jatim, Aries Mukiyono membenarkan jika Gubernur Jatim, Soekarwo telah membuat instruksi yang mewajibkan seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jatim untuk membeli beras petani Jatim yang dikelola salah satu BUMD milik Pemprov Jatim.

“Instruksi ini mulai berlaku Oktober 2018. Setiap ASN gajinya akan langsung dipotong untuk beli beras10 kilogram dan nantinya bisa diambil ke koperasi pegawai atau langsung diantar ke rumah masing-masing. Dengan program ini setiap bulan bisa menyerap beras petani gapoktan sebanyak 400 ton,” ujar Aries.

Editor:




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID