logo rilis
Pakar: Parpol Harus Terima jika Calon Menterinya Ditolak Jokowi
Kontributor
Sukma Alam
19 Juli 2019, 19:01 WIB
Pakar: Parpol Harus Terima jika Calon Menterinya Ditolak Jokowi
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Direktur Pusat Pengkajian Pancasila dan Konstitusi (Puskapsi) Fakultas Hukum Unej Bayu Dwi Anggono meminta para elit parpol untuk memenuhi kriteria yang diminta presiden sekaligus menghindari untuk mengirimkan calon menteri hanya atas dasar kedekatan si calon menteri dengan petinggi parpol, namun kurang cakap dalam bekerja.

"Parpol harus mau menerima jika calon menteri yang dikirim, ditolak oleh presiden dan diminta mengganti dengan figur yang lain yang lebih memenuhi kriteria presiden," ujarnya, Jumat (19/7/2019).

Bayu menjelaskan parpol punya tanggung jawab untuk ikut menyukseskan kabinet Jokowi - Maruf Amin karena fungsi parpol dalam sistem ketatanegaraan adalah ikut menghadirkan kesejahteraan sosial dan sukses tidaknya kabinet tersebut dalam memenuhi ekspektasi publik juga akan berpengaruh kepada citra parpol pada pemilu mendatang.

Selain itu, ia mengatakan kabinet yang akan dibentuk oleh presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dalam Kabinet Kerja jilid II harus diisi oleh orang-orang yang profesional di bidangnya baik yang berasal dari partai politik maupun bukan.

"Melihat pidato Visi Indonesia yang disampaikan pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin pekan lalu, setidaknya masyarakat sudah mendapat gambaran bagaimana kabinet yang akan dibentuk pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin," katanya dilansir Antara.
 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID