logo rilis
Pakai Kapal atau Pesawat? Pemulangan WNI dari Diamond Princess Diputuskan Selasa
Kontributor
Nailin In Saroh
23 Februari 2020, 20:02 WIB
Pakai Kapal atau Pesawat? Pemulangan WNI dari Diamond Princess Diputuskan Selasa
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, Pemerintah baru akan memutuskan teknis pemulangan WNI yang berada di kapal pesiar Diamond Princess, Yokohama, Jepang, pada Selasa (25/2/2020). Opsi pemulangan WNI tersebut ke Indonesia diantaranya, apakah menggunakan transportasi laut atau udara. 

"Rencananya Selasa pekan depan akan ada rapat untuk membahas pemulangan WNI yang berada di kapal pesiar Diamond Princess menggunakan apa," ujar Menhub Budi Karya kepada wartawan di sela peninjauan kemajuan pembangunan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung di Rancaekek, Jawa Barat, Minggu (23/2/2020).

Berkaitan dengan opsi tersebut, Menhub mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan rumah sakit terapung KRI dr Soeharso untuk memulangkan WNI yang berada di kapal pesiar itu.Namun, Budi mengakui opsi ini akan membutuhkan waktu lama untuk tiba di Indonesia.

Sementara jika menggunakan pesawat terbang, kata Budi, masih belum ada keputusan hingga saat ini.

"Oleh sebab itu rencananya Selasa lusa akan dirapatkan antarkementerian untuk memutuskan apakah menggunakan jalur laut atau udara," pungkas Menhub.

Berdasarkan informasi dari Kedutaan Besar RI (KBRI) di Tokyo, Jepang dan Kemenlu, WNI yang berada di kapal pesiar Diamond Princess, Yokohama, berjumlah 78 orang.

Dari total WNI itu, sebanyak 74 orang dinyatakan sehat, namun empat WNI yang dinyatakan positif terjangkit virus COVID-19 telah dirawat di rumah sakit di Jepang dengan standar protokol Badan PBB untuk Kesehatan Dunia (WHO).

Sebelumnya, pemerintah telah melakukan evakuasi kemanusiaan tahap pertama atas 238 WNI menggunakan pesawat dari Propinsi Hubei, China, menuju lokasi transit untuk observasi di Natuna, Kepulauan Riau. 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID