logo rilis

Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Dorong UKM Surabaya Tingkatkan Daya Saing
Kontributor
Elvi R
04 Juni 2018, 10:29 WIB
Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Dorong UKM Surabaya Tingkatkan Daya Saing
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Surabaya— Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, mendorong para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di kelurahan dan kecamatan melakukan terobosan atau inovasi untuk meningkatkan daya saing produk mereka.

Untuk itu, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Pemkot Surabaya Khalid mengimbau camat dan lurah agar terus melakukan monitoring dan pendataan perkembangan UKM setempat.

Menurutnya, hal ini perlu dilakukan supaya pemerintah kota mengetahui persis bagaimana perkembangan usaha atau kendala dari para pelaku UKM tersebut. "Para pelaku UKM ini kebutuhannya apa, kami minta didata kembali," ujar Khalid.

Selama ini, Pemkot Surabaya terus melakukan monitoring terhadap pelaku UKM di Surabaya, sebagai bukti komitmen dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam upaya menyejahterahkan warganya.

Bahkan, lanjutnya, Wali Kota terus memperjuangkan dan mengenalkan produk-produk UKM Surabaya ketika berkunjung berbagai negara. "Dengan semakin terkenalnya Kota Surabaya di mata dunia, maka otomatis produk-produk UKM mudah untuk diekspor," katanya, di Surabaya, Senin (4/6/2018).

Untuk itu, Pemkot Surabaya mengoptimalkan kegiatan road show Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda di sejumlah lokasi di Surabaya. Kegiatan Pahlawan Ekonomi yang baru-baru ini dilakukan di Kecamatan Tenggilis Mejoyo dengan diikuti sebanyak 64 pelaku UKM dari empat kelurahan. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemkot Surabaya untuk mendorong para pelaku UKM dalam mengembangkan produknya.

"Kami terus memantau apa saja kebutuhan dari para pejuang muda dan Pahlawan Ekonomi ke depan," ungkap Khalid.

Sementara itu, pemilik Usaha Velista Craft, Diah Wahyuni mengaku sejak bergabung dalam program Pahlawan Ekonomi pada Maret 2018, sudah merasakan perbedaan yang sangat signifikan, di mana produk aksesoris yang digagasnya kini lebih dikenal. Bahkan, lanjutnya, produk aksesoris yang berbahan batik miliknya kini mulai merambah ke luar daerah. "Untuk pengiriman terjauh saat ini sampai ke Jakarta," katanya.

Menurut Diah, omzet penjualan produk Velista Craft kini juga semakin meningkat. Bahkan mendekati Lebaran, banyak perusahaan yang mulai memesan produk aksesoris miliknya.

"Kemarin juga dapat pesanan puluhan parcel dari salah satu perusahaan," katanya.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)