logo rilis
Paguyuban Caleg Duafa Bersemangat Perbaiki Citra Lembaga Legislatif
Kontributor
Sukardjito
21 Mei 2018, 07:58 WIB
 Paguyuban Caleg Duafa Bersemangat Perbaiki Citra Lembaga Legislatif
Kompleks Parlemen Senayan. FOTO: RILIS.ID/Ridwan

RILIS.ID, Jakarta— Guna memperbaiki citra lembaga legislatif, sekelompok aktivis prodemokrasi menyatakan siap maju menjadi legislator serta menghimpun segenap kekuatan bersih, progresif dan nasionalis ke dalam wadah Paguyuban Caleg Duafa (PCD) sebagai alat perjuangan.

"Kami akan amankan Pemilu 2019 agar berlangsung secara jujur dan adil. Selama ini, banyak keluhan dan kritik masyarakat bahwa banyak anggota dewan terhormat hanyalah 4D alias datang, duduk, diam dan duit, tak peduli akan janji kampanye. Terlebih, politik transaksional bagi-bagi uang kian merajalela, kursi wakil rakyat hanya menjadi alat tekan bancakan APBN dan APBD, lalai dalam mengontrol kekuasaan agar meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Ketua Presidium PCD Syafti Hidayat dalam siaran persnya yang diterima rilis.id, Senin (21/5/2018).

Aktivis yang akrab disapa Ucok ProDEM ini menegaskan, Paguyuban Caleg Duafa (PCD) telah menyiapkan pelbagai program kerja konkrit, berawal dengan melakukan kampanye terbuka anti politik uang, manipulasi data dan penyalahgunaan kekuasaan negara yang akan merusak Pemilu 2019.

"PCD juga akan bergotongroyong mendorong terpilihnya para calon legislator dengan rekam jejak kerakyatan yang panjang tetapi minim dalam hal pendanaan keuangan di era demokrasi yang kian liberalistik," tukasnya.

Di awal pendirian, Ucok akan dibantu beberapa Koordinator Wilayah (Korwil) PCD, antara lain Ricky Tamba, Nandang Wirakusumah dan Kuldip Diva Singh. 

"Pemilu 2019 harus jujur dan adil! Saatnya kita sudahi keterpurukan bangsa dan penderitaan rakyat. Ayo caleg duafa bersatu, kita bertempur gagasan dan komitmen kebangsaan melawan para elite dan politisi busuk yang hancurkan citra legislatif selama ini. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi. Terus berjuang bangkitkan daulat rakyat dan jaga NKRI!" pungkas Syafti Hidayat.
 


500
komentar (0)