logo rilis

PA 212: Mengamalkan Lebih Penting daripada Sekadar Tes Baca Alquran
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
31 Desember 2018, 21:05 WIB
PA 212: Mengamalkan Lebih Penting daripada Sekadar Tes Baca Alquran
FOTO: Liputan6.com

RILIS.ID, Jakarta— Persaudaraan Alumni (PA) 212 tak sepakat terkait wacana calon presiden harus dites baca alquran. Menurut Juru Bicara PA 212, Novel Bamukmin, yang perlu dilakukan oleh calon pemimpin adalah keteladanan dalam mengamalkan isi dari alquran. 

"Selama mereka beriman kepada alquran dan mengamalkannya walau sebatas mereka membaca terjemah dan meminta petuah ulama yang lurus atau yang membela alquran dan mengamalkanya,  maka sudah cukup bagi mereka," kata Novel kepada rilis.id, Senin (31/12/2018). 

Dia menilai, sepanjang penyelenggaraan pilkada, pemilu maupun pilpres, tidak pernah ada persyaratan tes membaca alquran. Bahkan, menurutnya, capres Joko Widodo menyebut tes membaca alquran adalah wacana yang mengada-ada pada saat Pilkada DKI Jakarta 2012 silam. 

"Dan dalam rukun Islam dan rukun iman saja tak ada persyaratan untuk menjadi orang Islam harus bisa baca alquran," ujarnya. 

Pria yang biasa disapa Habib Novel itu kemudian menyinggung kubu Jokowi yang pernah membela mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menurutnya telah menistakan alquran. 

"Sehingga apa artinya alquran buat mereka (kubu Jokowi) kalau alquran dihina oleh oknum Gubernur DKI yang mereka bela habis-habisan sampai oknum presiden dan para begundalnya juga membela dan melindunginya sampai membuat kegaduhan internasional," ungkap dia. 

Tak hanya Ahok, ujar Novel, tokoh agama yang juga politisi Partai Solidaritas Indonesia, Guntur Romli juga pernah menistakan alquran. Padahal, menurutnya, Guntur Romli adalah orang yang bisa membaca alquran. 

"Guntur Romli sudah dilaporkan karena menghina alquran yang pernah dimuat di twiternya, bahwa alquran bukan kitab suci ini kan jelas telah murtad karna tidak beriman kepada kitab suci, padahal bisa baca kitab suci," tandasnya. 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID