logo rilis
P3S Dorong Pemerintah Terapkan Swab Test Gratis Populasi Daerah Zona Merah
Kontributor
Nailin In Saroh
30 September 2020, 22:15 WIB
P3S Dorong Pemerintah Terapkan Swab Test Gratis Populasi Daerah Zona Merah
Rapid tes massal. FOTO: RILIS.ID/Panji Satria

RILIS.ID, Jakarta— Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie mendukung usulan dari elemen masyarakat agar pemerintah menerapkan kebijakan testing-tracing coronavirus disease 2019 (COVID-19) dalam bentuk swab tes gratis. Menurut dia, hal itu sejalan dengan arahan Presiden Jokowi bahwa sektor kesehatan adalah prioritas penanganan pandemi.

"Tes swab gratis itu juga bagian petunjuk dari presiden untuk menyelamatkan nyawa manusia di negara ini dari kematian. Karena angka kematian sekarang sudah hampir 10 ribu, nah dengan jalan itu akan mengurangi resiko kematian dan mendeteksi dini, siapa siapa yang terpapar," kata Jerry kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).

Dia meminta pemerintah mengambil langkah serius mengawasi daerah yang tergolong dalam zona merah. Pasalnya, saat ini virus mematikan tersebut sudah merenggut nyawa.

"Contoh kemarin ada dirjen KKP, terus ada sekda DKI, ada juga yang terpapar  bupati wali kota, menteri KKP, menteri Agama dll. Saya dorong pemerintah untuk perhatikan daerah zona merah ini, kasian masyarakat sudah susah jangan buat susag lagi dengan biaya tes swab, kecuali APBN sudah kosong," kata dia.

Sementara itu, pengamat politik Wempy Hadir, menekankan swab test gratis sejatinya merupakan proses  akhir. 

Dia tidak menyakini lima daerah di provinsi Jawa Barat yakni Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, Kota Cirebon, dan Kabupaten Cirebon yang menjadi daerah zona merah atau risiko tinggi penyebaran COVID-19 bakal dilakukan swab test gratis. 

Karena hal itu, kata dia, membutuhkan anggaran yang cukup besar. Sehingga, mustahil direaliasikan untuk swab test gratis seluruh populasi. 

"Tetapi bukan berarti tidak dilakukan swab, tapi lakukan efektif tapi efesien, jadi tidak seluruh populasi dilakukan swab tapi sampling sesua cluster, misalnya ada tetangga atau keluarga yang alami covid jadi orang yang dekat harus di swab jadi bisa ditracking," tutur Wempy.

Sebelumnya, Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menyampaikan realisasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga 17 September lalu baru 36,6 persen. Anggaran terserap baru sekitar Rp254,4 triliun dari total pagu Rp695,2 triliun.

Dari total anggaran tersebut, baru 31,7 persen anggaran kesehatan dalam PEN yang terserap. Untuk mempercepat serapan anggaran kesehatan, pihaknya mendorong pemerintah menyiapkan program swab test gratis di daerah zona merah.

"Dalam situasi saat ini yang kita butuhkan adalah Testing dan Tracing yang masif. Bentuknya pemerintah menyiapkah Swab tes gratis di daerah zona merah untuk mempercepat pemulihan sektor kesehatan," kata Eddy, dikutip dari akun media sosialnya, Selasa (29/9/20220).

Menurut Aggota DPR RI Dapil Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur ini,  kebijakan testing-tracing dalam bentuk swab test gratis ini, juga sejalan dengan arahan Presiden Jokowi bahwa sektor kesehatan adalah prioritas penanganan pandemi.

"Presiden dalam arahannya sudah mengingatkan bahwa serapan anggaran harus lebih besar dalam waktu lebih cepat. Kondisi kesehatan dan ekonomi butuh penanganan serius dan segera," timbalnya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID