logo rilis
Optimistis Dukung Bawang Putih Lokal Bersama Balitbangtan
Kontributor
Intan Nirmala Sari
30 Maret 2018, 15:59 WIB
Optimistis Dukung Bawang Putih Lokal Bersama Balitbangtan
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Seiring dengan percepatan produksi bawang putih nasional menuju swasembada, kegiatan perbenihan yang dilakukan Kementerian Pertanian melalui BPTP Balitbangtan Jateng di kawasan hortikultura Desa Glapansari, Parakan, Temanggung dengan ketinggian >1400 meter di atas permukaan laut (mdpl), menjadi sorotan berbagai media lokal maupun nasional. Bahkan, menjadi destinasi kunjungan delegasi dari Shandong Flower dan Vegetable Research Institute (SFVRI), Cina (Prof. Kong Su Ping,  Prof. Kong Wei Guo, dan team).

Delegasi Cina sangat antusias, dan mengapresiasi teknologi budidaya tanaman bawang putih di lokasi perbenihan BPTP Balitbangtan, Jateng, bisa dijadikan percontohan untuk pengembangan pada skala yang lebih luas.

Dengan tiga varietas lokal Lumbu Kuning, Lumbu Hijau dan Tawangmangu Baru, ternyata Indonesia mampu menghasilkan bawang putih dengan ukuran umbi yang cukup besar dengan sentuhan teknologi budidaya ramah lingkungan.

Kelebihan bawang putih lokal Indonesia adalah, memiliki kandungan minyak alisin yang lebih tinggi dibandingkan dengan bawang putih impor, hanya saja sampai saat ini rata-rata umbi bawang putih yang dihasilkan umumnya masih berukuran lebih kecil. Namun, dengan penerapan paket teknologi yang telah diterapkan di lokasi perbenihan ini, diharapkan akan menjadi solusi untuk peningkatan provitas dan produksi, karena umbi yang dihasilkan lebih besar. Sehingga, optimisme pengembangan bawang putih lokal Indonesia secara massive, mendukung swasembada bukan hanya sekedar harapan.

Ditjen Hortikultura, sebagai pemegang tampuk untuk pengembangan bawang putih dengan program percepatan pengembangan bawang putih melalui kegiatan perbenihan dan luas tambah tanam di wilayah sentra pengembangan bawang putih, menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas dukungan penelitian dan pengembangan perbenihan bawang putih oleh BPTP Balitbangtan Jateng. 

Dengan kegiatan perbenihan ini, tidak hanya bertujuan untuk kuantitas produksi benih semata, namun juga sebagai media diseminasi dan hilirisasi inovasi teknologi Balitbangtan, serta pemberdayaan masyarakat untuk kemandirian benih serta menunjukkan adanya kerja bersamabersam stakeholder perbenihan bawang putih.

Sebagai tindak lanjut dari kunjungan ini, SFVRI merencanakan adanya kerja sama penelitian dan pengembangan bawang putih, untuk peningkatan provitas dan produksinya bersama Balitbangtan. 

Sumber: R.Heru Praptana/Humas Balitbangtan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)