logo rilis
NTT Targetkan 69 Ribu Pengiriman Sapi Antarpulau
Kontributor
Elvi R
04 Februari 2019, 15:00 WIB
NTT Targetkan 69 Ribu Pengiriman Sapi Antarpulau
Sapi Belgian Blue. FOTO: Humas Kementan

RILIS.ID, Kupang— Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan akan mengirim ternak sapi antarpulau ke luar provinsi setempat sebanyak 69 ribu ekor pada tahun ini.

"Tahun ini target pengiriman seperti 2018 sebanyak 69 ribu ekor," kata Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT Danni Suhadi di Kupang, Senin (4/2/2019).

Ia menjelaskan, pengiriman ternak sapi di 2018 telah mencapai lebih dari 68 ribu ekor atau sekitar 98 persen.

Menurut dia, sebenarnya pengiriman sapi bisa mencapai target 100 persen namun terkendala kondisi cuaca ekstrim memasuki akhir 2018 sehingga kapal-kapal ternak beberapa kali menunda pelayaran.

Ternak sapi tersebut, lanjutnya, dikirim antapulau ke sejumlah wilayah seperti Jabodetabek (Jakarta-Depok-Bogor-Tangerang-Banten), Kalimantan, dan Sulawesi. "Tahun lalu itu perbandingannya 50:50, 50 persen ke Jabodetabek dan 50 persen ke Kalimantan dan sedikit ke Sulawesi," katanya.

Danni mengatakan, target pengiriman sapi sebanyak 69 ribu untuk 2019 juga ditujukan ke sejumlah daerah tersebut. Ia menjelaskan, pemerintah provinsi telah menambah tiga pelabuhan untuk mendukung aktivitas pengangkutan ternak tujuan antarpulau dari sebelumnya melalui pelabuhan di Kota Kupang, Wini di Kabupaten Belu, dan Waingapu di Kabupaten Sumba Timur.

Ketiga pelabuhan yang ditambah itu di antaranya, Pelabuhan Atapupu di Kabupaten Belu, Pelabuhan Marapokot di Kabupaten Nagekeo dan Pelabuhan Ba'a di Rote Ndao.

"Harapannya dengan tambahan pelabuhan pengangkutan ini jadi lebih mudah dan cepat karena setiap pulau besar di NTT sudah terwakili," katanya.

Danni menambahkan, apabila dalam perjalanan pengiriman di tahun ini, jumlah permintaan yang masuk melebihi kuota maka akan ditambahkan kembali. "Biasanya kuota ditambah pada pertengahan tahun seperti yang dilakukan pada tahun sebelumnya," katanya.

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID