logo rilis
Nizar Zahro Sarankan Mendagri Urus e-KTP Tercecer Ketimbang "Dua Jari Anies"
Kontributor
Nailin In Saroh
19 Desember 2018, 17:29 WIB
Nizar Zahro Sarankan Mendagri Urus e-KTP Tercecer Ketimbang
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPP Partai Gerindra, Moh. Nizar Zahro mengkritik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) soal teguran kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait gestur salam dua jari dalam acara Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul International Convention Centre, Bogor, Jawa Barat, Senin (18/12/2018) kemarin.

Menurut Nizar, Kemendagri seharusnya lebih teliti dalam menghakimi tindakan Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Ia menegaskan, pidato Anies sudah tepat karena tidak ada ajakan untuk memilih atau mencoblos capres mana pun.

"Soal salam dua jari bukanlah ajakan kampanye. Disebut kampanye bila Anies menyuruh mencoblos 02," ujar Nizar kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Ketum PP Satria Gerindra ini menjelaskan, salam dua jari bukan merupakan tagline kampanye capres mana pun. Salam dua jari, kata dia, juga bukan tanda nomor yang ditetapkan oleh KPU.

"Perlu diketahui KPU menetapkan 02 sebagai nomor urut Prabowo-Sandi. KPU tidak pernah menetapkan salam dua jari sebagai identifikasi capres atau cawapres tertentu," kata Nizar.

Nizar lantas menyarankan Kemendagri agar mengurusi e-KTP yang tercecer disejumlah daerah daripada langsung menegur Anies. Sebab, ditengah itu masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan kartu kependudukan.

"Sekedar usul, daripada menyoal salam dua jari, lebih baik Kemendagri mengurus e-KTP yang tercecer dimana-mana. Juga merapikan daftar kependudukan agar tidak muncul DPT ganda atau siluman," tukas Nizar.

"Bahkan kejadian si Riau, balasan kepala daerah yang mendukung Jokowi dan telah di putuskan melanggar oleh Bawaslu sama Mendagri tidak di apa-apakan padahal sudah jelas melanggar," tambahnya.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID