logo rilis
Nikahkan Anaknya, Wali Kota Batam Libatkan KPK
Kontributor
Kurniati
29 Maret 2018, 14:13 WIB
Nikahkan Anaknya, Wali Kota Batam Libatkan KPK
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. FOTO: Instagram/@humasbatam

RILIS.ID, Batam— Wali Kota Batam, Kepulauan Riau, Muhammad Rudi, melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengantisipasi adanya praktik gratifikasi dalam rangkaian acara pernikahan putrinya, Fiqih Amylia.

"Wali kota secara pribadi sudah melapor ke KPK," kata Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefriden, di Batam, Kamis (29/3/2018).

Akad nikah putri Wali Kota Batam, Fiqih Amylia dengan Isa Imam Syahroni diselenggarakan pada Kamis (29/3/2018) malam. Sementara resepsi pernikahan akan dilaksanakan pada Sabtu (31/3) di kediaman Wali Kota Batam.

Resepsi pernikahan digelar dengan konsep pesta rakyat dengan mengundang warga kota.

Sekda menyampaikan, Wali Kota Batam juga telah mengumumkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak membawa hadiah atau bingkisan apa pun saat menghadiri akad, maupun resepsi pernikahan putrinya.

"Laporan keuangan juga sudah diserahkan oleh Pak Wali langsung," kata dia.

Sekda juga memastikan Wali Kota tidak menerima sumbangan apa pun untuk kebutuhan pesta putrinya.

"Tidak ada sumbangan, tidak menerima apa pun, meskipun ada batas nilai gratifikasi. Semua menggunakan uang pribadi Pak Wali," kata dia.

Di tempat yang sama, Kepala Bagian Humas Pemkot Batam, Yudi Admaji menyatakan wali kota mengundang seluruh masyarakat untuk hadir di pesta rakyat resepsi pernikahan putrinya.

Pernikahan akan menggunakan adat Melayu lengkap, mulai dari gantong-gantong, berandam dan bertangas, mandi tolak bale, malam berinai, khataman Quran, hantaran, akad nikah, meyembah orang tua, tepuk tepung tawar, bersanding, berarak hingga mandi sampat.

Ia mengakui, terdapat dua waktu resepsi, pertama yang digelar di kediaman pada Sabtu (31/3) mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB. Kemudian dilanjutkan di hotel pada malamya.

"Yang di hotel memang dibatasi, karena disesuaikan dengan kapasitas hotel, sebanyak 1.200 undangan," kata dia.

Resepsi di hotel akan dimeriahkan dengan upacara pedang pora, mengingat Fiqih Amylia adalah lulusan STPDN dan pasangannya merupakan lulusan Akademi Polisi.

"Pedang Pora dipimpin langsung Kapolda Kepri," kata dia.

Sedangkan untuk resepsi di rumah, ia mengatakan panitia menyiapkan 30.000 hingga 40.000 porsi makanan untuk masyarakat.
 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)