logo rilis
Nigeria Bergembira usai Boko Haram Bebaskan 101 Mahasiswi
Kontributor
Syahrain F.
22 Maret 2018, 14:47 WIB
Nigeria Bergembira usai Boko Haram Bebaskan 101 Mahasiswi
Seorang gadis yang dibebaskan oleh Boko Haram diantara bersama ayahnya, di Dapchi, Nigeria, kemarin (21/3/2018). FOTO: AFP

RILIS.ID, Abuja— Pada bulan lalu, kelompok bersenjata Boko Haram menculik 110 mahasiswi di sebuah sekolah yang terletak di arah timur laut Nigeria. 

Namun, kemarin (21/3/2018), pemerintah Nigeria menyatakan, 101 semua mahasiswi tersebut telah dibebaskan.

"Tidak ada uang tebusan," kata Menteri Informasi Nigeria Lai Mohammed.

Melansir dari Al Jazeera, para mahasiswi tersebut dibebaskan melalui "jalur belakang" melalui bantuan pihak-pihak yang memiliki koneksi dengan Boko Haram.

Kedua pihak, baik pemerintah maupun Boko Haram sepakat menghindari konfrontasi militer sebagai salah satu syarat pembebasan, kata Mohammed.

Penculikan itu tepatnya terjadi pada 19 Februari. Ketika itu Boko Haram menyerbu Kampus Negeri Sains dan Teknik, di Dapchi.

"Ada kegembiraan di Dapchi," kata Bashir Manzo, seorang bapak dari salah satu mahasisiwi yang diculik.

Ketika mendengar kabar pembebasan tersebut, warga di Dapchi berbondong-bondong pergi menuju ke pusat kota pada Rabu pagi.

Seorang warga lainnya, Kachallah Musa mengatakan, "mereka mengumpulkan para mahasiswi dan berbicara kepada mereka selama beberapa menit, dan meninggalkan mereka tanpa konfrontasi".

Meski demikian, seorang saksi mata mendengar kelompok tersebut menyeru agar gadis-gadis Nigeria tidak ditempatkan di sekolah-sekolah konvensional.

Secara bahasa Hausa (bahasa yang digunakan di Nigeria), Boko Haram artinya "pendidikan Barat haram". 

Penculikan itu bukan pertama kalinya dilakukan Boko Haram. Pada 2014, kelompok itu menculik 276 siswi dari sebuah sekolah di Chibok. 100 di antara gadis-gadis tersebut tak dikembalikan ke keluarganya.


500
komentar (0)