logo rilis
Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina, Ini Harapan PSI
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
22 April 2018, 17:01 WIB
Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina, Ini Harapan PSI
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza.

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno telah menunjuk Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) yang baru setelah mencopot Elia Massa Manik melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) perusahaan pelat merah tersebut akhir pekan lalu.

Keputusan itu disambut baik oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Juru Bicara PSI Bidang Ekonomi, Industri, dan Bisnis Rizal Calvary Marimbo, berharap Dirut Pertamina yang baru mampu menjaga pasokan Bahan Bakar Minyak Premium dan mengawal program satu harga.

"Pencopotan ini sudah tepat. Tentu ada pertimbangan-pertimbangan objektif pemerintah sebagai shareowner Pertamina dikaitkan dengan penugasan dan lain sebagainya," kata Rizal di Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Rizal menilai, dirut lama tidak mampu menjaga pasokan BBM jenis Premium sehingga menimbulkan kelangkaan di berbagai tempat. Sehingga hal itu tak boleh lagi terjadi pada pimpinan Pertamina yang baru nantinya.

"Jangan sampai terulang. Premium harus ready stock, itu tugas dia," tegasnya.

PSI juga berharap dirut baru nantinya mampu mengawal program BBM satu harga. Sebab program ini sudah tepat untuk memberikan rasa keadilan dan mengatasi ketimpangan harga di berbagai wilayah.

"Secara komersial, Pertamina memang harus mengejar keuntungan. Tapi Pertamina juga harus menjalankan PSO (public service obligation) serta menjadi mandataris pemerintah dalam berbagai penugasan," ucap Rizal.

Sebelumnya, Menteri Rini mencopot Elia Massa Manik melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Pertamina (Persero) dan menunjuk Nicke Widyawati menggantikan Elia. Nama Nicke Widyawati mulai dikenal publik sejak masuk ke tubuh PT PLN (Persero) pada 2014.

Semula Ia menjabat sebagai Direktur Perdagangan, Manajemen Risiko, dan Kepatuhan. Lalu terjadi lagi perombakan di tubuh PLN, dan Nicke menjabat sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1 PLN.

Ada lima posisi yang diganti dalam RUPS termasuk Direktur Utama Elia Massa Manik. Kemudian, Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia (MPPP) Pertamina Ardhy N. Mokobombang, Direktur Pengolahan Toharso, Direktur Manejemen Aset Dwi Wahyu Daryoto, Direktur Pemasaran Korporat Muchamad Iskandar.

Sumber: Antara


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)