logo rilis

Ngetren, Kemenpar Prioritaskan 'Homestay'
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
18 Mei 2018, 19:10 WIB
Ngetren, Kemenpar Prioritaskan 'Homestay'
Ilustrasi homestay. FOTO: Instagram/@citizen.bliss

RILIS.ID, Jakarta— Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mulai menjadikan rumah tinggal atau homestay sebagai salah satu program prioritas yang digadang-gadang mampu memaksimalkan tiga elemen berkelanjutan untuk masyarakat. 

Pasalnya, keberadaan homestay menjadi tren dan fenomena nasional dalam satu dekade terakhir.

“Tiga elemen berkelanjutan seperti ekonomi, sosial budaya dan lingkungan dapat memiliki implikasi positif karena usaha homestay dilakukan dalam skala kecil namun memberi dampak yang besar," kata Pembantu Ketua IV Bidang Kerjasama, Kementerian Pariwisata, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani melalui siaran persnya di Jakarta, Jumat (18/5/2018). 

Ayu mengatakan, masyarakat telah merasakan manfaat pariwisata melalui sejumlah homestay yang dibangun. 
Apalagi, lanjutnya, keterjangkauan harga merupakan salah satu cara mudah untuk mengembangkan pariwisata. 

Saat ini, potensi besar yang dimiliki homestay sendiri tidak didukung oleh informasi serta kajian-kajian lengkap mengenai di Indonesia. 

Penelitian-penelitian mengenai homestay masih bersifat sporadis sehingga kurang memberikan manfaat aplikatif bagi pengembangan kebijakan, khususnya bagi Kementerian Pariwisata.

Untuk melengkapi berbagai informasi serta kajian mengenai homestay, I Wayan Mertha dan Putu Diah Pitanatri dari Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua Bali, merangkai dan mengompilasi tulisan berbagai kontributor menjadi sebuah buku.

Penulisan buku homestay pertama yang dipublikasikan di Indonesia ini melibatkan kontributor dari berbagai STP dan universitas, seperti STP Nusa Dua Bali, Universitas Udayana, Universitas Gajah Mada, Politeknik Pariwisata Makassar, Politeknik Negeri Bali, Politeknik Internasional Bali, Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada, dan STPBI.

Di tempat terpisah, Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan, untuk mewujudkan akomodasi yang mudah adalah dengan membangun sebanyak mungkin homestay

Karena menurutnya, pembangunan homestay bisa tersebar di berbagai destinasi wisata di seluruh pelosok negeri. 

"Karena nantinya homestay tersebut akan dimiliki oleh masyarakat di sekitar destinasi wisata," papar Menpar Arief.

Editor: Kurnia Syahdan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)