logo rilis
Ngabalin soal Penggal Kepala Jokowi: Jangan Dibiarkan, Harus Ditindak!
Kontributor
Sukma Alam
13 Mei 2019, 12:01 WIB
Ngabalin soal Penggal Kepala Jokowi: Jangan Dibiarkan, Harus Ditindak!
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Staf Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menilai, pernyataan HS yang mengancam penggal kepala Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke penegak hukum tidak bisa dibiarkan. Menurutnya, bila dibiarkan maka perbuatan serupa juga bisa ditiru oleh orang lain.

"Sebab kalau ini tidak ditegakkan, ini dibiarkan, ini bisa menjadi semua orang seenaknya saja, bisa meniru-niru. Kemudian melakukan apa saja sesuka hatinya. Tentu kita memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap gerak cepat yang dilakukan oleh kepolisian," ujarnya dikutip detik.com, Senin (13/5/2019).

Ngabalin juga tak mempersoalkan pasal makar yang diancamkan terhadap pelaku. Dia bahkan menyebut ancaman memenggal laher presiden belum pernah terjadi sebelumnya.

"Tentu Polri dalam hal ini bisa mengancam dengan pasal apa saja yang dilakukan oleh polisi. Tentu polisi mengetahui yang dilakukan oleh tersangka, sehingga kalau tidak dilakukan oleh polisi, tidak dilakukan penegakan hukum, itu akan memberikan dampak yang tidak bagus bagi masyarakat, karena masyarakat, siapa saja, melalui media sosial bisa melakukan apa saja sesuka hati mereka dengan mengancam," papar Ngabalin.

"Bayangkan sampai memenggal leher presiden, itu kan luar biasa. Sejarah republik baru ada, pertama kali itu, baru pertama kali itu," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, HS ditangkap pada Minggu (12/5) pukul 08.00 WIB di Parung, Bogor. Penangkapan itu dilakukan oleh tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Hermawan diduga mengancam Jokowi seperti dalam video yang viral beredar di media sosial.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID