logo rilis
Nek Aminah, Penjahit Merah Putih Pertama di Malut Meninggal
Kontributor
Ning Triasih
21 Juli 2018, 14:41 WIB
Nek Aminah, Penjahit Merah Putih Pertama di Malut Meninggal
ILUSTRASI: Istimewa

RILIS.ID, Ternate— Kota Tidore, Maluku Utara (Malut), baru saja kehilangan salah satu tokoh paling bersejarah. Aminah, perempuam pertama yang menjahit Bendera Merah Putih di daerah Ternate meninggal dunia di usia 91 tahun, Sabtu (21/7/2018).

"Almarhum mengembuskan nafas terakhir di Kelurahan Mareku, Kecamatan Tidore Utara, karena sakit yang ia alami selama ini dan juga mungkin karena faktor usia," kata Kepala Kelurahan Mareku, Hi Gani Hamid, seperti dikutip dari ANTARA.

Aminah, yang dikenal masyarakat setempat sebagai nenek bendera, selama ini menjadi salah satu perempuan pertama di Malut dan bahkan di Indonesia Timur yang berinisiatif menjahit Bendera Merah Putih sejak masih 18 tahun, serta mengibarkannya tepat pada 17 Agustus 1946.

Menurut Gani yang juga anak sulung mendiang, selama ini, sejak ayahnya meninggal dunia, Aminah menggantungkan hidup dari anak-anaknya.

Nenek bendera disemayamkan di pemakaman Kelurahan Mareku hari ini pukul 09:40 WIT dengan dihadiri perwakilan Pemkot, Kodim 1505 Tidore, Jajaran Polres, Kesultanan Tidore, Tokoh adat Mareku dan  masyarakat mengantarkan Aminah ke tempat peristrahatan terakhir.

Sebelum meninggal, di hari-hari besar nasional seperti HUT RI 17 Agustus, Hari TNI dan Bhayangkara, Aminah selama ini selalu mendapat hadiah bingkisan sebagai bentuk penghargaan.

Bisa dibilang, Aminah adalah Ibu Fatmawatinya Tidore atau dari Indonesia Timur. Atas kepergiannya, Malut kehilangan perempuan yang berjasa dan selalu menganjurkan kebaikan, rasa persaudaraan serta membela negara pada setiap orang yang datang menemuinya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)