logo rilis
Negosiasi Alot, Polisi Tembak Gas Air Mata Minta Massa Bubar
Kontributor
Sukma Alam
22 Mei 2019, 01:02 WIB
Negosiasi Alot, Polisi Tembak Gas Air Mata Minta Massa Bubar
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Polisi meminta massa membubarkan aksinya yang berkumpul di depan Kantor Bawaslu RI, di Jakarta.

Pantauan rilis.id, polisi bernegoisasi kepada tokoh masyarakat untuk meninggalkan lokasi. Namun, massa meminta agar teman yang diamankan segera dilepaskan.

"Kami akan membubarkan, asalkan teman kami dibebaskan," ucap Pria yang memakai baju koko putih, Rabu (22/5/2019).

"Kami sudah membebaskan 1 orang. Tapi enggak bubar-bubar. Kalau kita lepaskan lagi, pasti enggak bubar," ujar Wakapolres Jakpus AKBP Ari Ardian Rushadi.

Alhasil, seorang pria dibebaskan dengan luka di kepala. Ia langsung dibawakan ke rumah sakit setempat.

Setelah dilepaskan pria tersebut, massa pun tidak membubarkan diri. Polisi memberikan peringatan satu dan dua.

"Peringatan satu!!!" teriak pengeras suara polisi sambil meminta massa mundur.

"Peringatan dua!!!" teriak lagi.

Sampai berita ini diturunkan pukul 00:43 WIB, polisi menembak gas air mata ke massa di jalan Wahid Hasyim menuju pasar Tanah Abang.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID