logo rilis
NasDem Nilai Parpol Jokowi Bermental Pengemis
Kontributor
Sukma Alam
30 Maret 2018, 07:49 WIB
NasDem Nilai Parpol Jokowi Bermental Pengemis
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem), Willy Aditya, meminta partai politik yang mendukung Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak menyodorkan nama-nama calon wakil presiden. Menurutnya, hanya Jokowi yang berhak menentukan pendampingnya. 

"Kalau yang kaya gitu, kaya pengemis banget. Parpol Jokowi sibuk mabok mengusulkan nama berlaku seperti irasonal, berlaga aneh-aneh. Itu hanya pencitraan saja," ujar Willy kepada rilis.id, di Jakarta, Jumat (30/3/2018).

Baca Juga: Gerindra: Pak Jokowi Tak Bisa Bawa Kebaikan bagi Rakyat

Menurutnya, terpenting adalah mewujudkan Nawacita Presiden Jokowi dalam pembangunan nasional. Sejauh ini, mantan Gubernur DKI Jakarta itu sudah bekerja dengan baik demi bangsa dan negara.

"Pak Jokowi latar belakangnya luar biasa dari penghargaan beliau sampai prestasi beliau. Harusnya (Parpol) melihat lebih maju lagi jangan harus memilih Islam atau non militer, mundur kita. Kita kan ingin demokrasi maju," tegasnya.

"Yang penting bangun blok politik dan memastikan program-program Jokowi berjalan," tambahnya.

Karena itu, menurutnya tak elok bila partai politik meminta jabatan tertentu untuk memenangkan Jokowi di Pemilu 2019 nanti.

"Jangan mau enaknya saja, maunya komisaris, maunya menteri, kasih nama ini itu. Jangan ego sentris dan ego Parpol. Kalau NasDem jelas, kita kan Bejo (Benteng Jokowi)," pungkasnya.

Baca juga: Parpol Berebut Cawapres, NasDem: Jangan Paksa Jokowi!

Presiden Joko Widodo dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Istana Bogor, Jawa Barat. FOTO: Biro Pers Istana

Diketahui, Presiden Jokowi sudah didukung 7 partai politik untuk maju pada Pemilu 2019. Di antaranya, PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai Golkar, Partai NasDem, PPP, PSI dan Partai Perindo.

Beberapa Parpol tersebut mengajukan nama-nama calon pendamping Jokowi, yakni Ketua Dewan Pembina Hanura Wiranto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

Presiden Jokowi (kanan) dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri). FOTO: Instagram @cakiminnow


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)