logo rilis
NasDem dan Golkar Sepakati soal Pemilu, Bahas Pilpres?
Kontributor
Nailin In Saroh
09 Maret 2020, 15:03 WIB
NasDem dan Golkar Sepakati soal Pemilu, Bahas Pilpres?
Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dan Ketua Umum Partai Golmar Airlangga Hartarto di Kantor Golkar Slipi, Jakarta Barat, Senin (9/3/2020).

RILIS.ID, Jakarta— Elite Partai NasDem menyambangi Kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta Barat, Senin (9/3/2020). Pertemuan ini langsung melibatkan ketua umum kedua partai, yakni Surya Paloh dan Airlangga Hartarto. 

Dalam pembahasan rapat kedua partai menyepakati soal gelaran pemilihan umum (Pemilu). Lantas apakah NasDem dan Golkar bakal bergabung di Pilpres 2024?

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyatakan belum membicarakan terkait Pilpres maupun Pemilu 2024. Kedua partai sejauh ini baru membahas soal evaluasi dan mekanisme pemilihan. 

"Ya kalau soal pemilu 2024 ini masih jauh dan terlalu dini membicarakan ini," ujar Surya usai pertemuan di Kantor Golkar, Senin (9/3).

Dia mengungkapkan, partainya mengusulkan apabila sebaiknya pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dilakukan secara terpisah. Sebab menurutnya, terlalu berat bagi peserta pemilu lainnya.

"Kami berharap MK agar pemilu legislatif diselenggarakan terlebih dahulu baru kemudian pemilihan presiden, pemilu serentak 2019 kemarin terlalu berat bagi peserta pemilu," kata Surya.

Sementara, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan, pertemuan tersebut membahas mengenai ambang batas parlemen. Dalam hal ini Partai Golkar dan Partai Nasdem sepakat untuk mengusulkan kenaikan Parliamentary Threshold menjadi 7 persen.

"Terkait Parliamentary Threshold ada usulan dari Pak Surya Paloh menjadi 7 persen, dan Partai Golkar melihat ini sebagai konsep yang bagus dan akan mendukung," ungkap Airlangga. 

Kemudian untuk ambang batas presiden, Airlangga mengatakan baik Golkar dan Nasdem sepakat untuk tetap berada di angka 20 persen.

"Dan untuk Presidensial Threshold kami (Golkar dan Nasdem) sepakat tetap di 20 persen," katanya.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID