logo rilis

Nanobiosilika Cair Terbukti Sukseskan Largo Super Di Sukabumi
Kontributor
Elvi R
01 Maret 2019, 10:27 WIB
Nanobiosilika Cair Terbukti Sukseskan Largo Super Di Sukabumi
Panen padi dibawah tegakan tanaman kelapa dengan teknologi largo super di Kab. Sukabumi. FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian mengembangkan teknologi budidaya Larikan Padi Gogo (Largo) super di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Lokasi ini adalah satu dari tiga lokasi serupa yang pada 2018-2019 ini didampingi langsung oleh Badan Litbang Pertanian dalam penerapan paket teknologi budidaya largo super di lapangan.  

Teknologi nanobiosilika cair BB Pascapanen merupakan salah satu bagian penting dari paket teknologi Largo Super.  Menurut Peneliti Nanobiosilila BB Pascapanen Nurdi Setyawan, produk ini sangat dibutuhkan untuk jenis tanaman padi, walaupun silika hanya unsur mikro bagi tanaman. Padi yang diberi silika akan lebih kuat, tidak mudah rebah, serta lebih tahan terhadap serangan hama penyakit dan dampak kekeringan. Selain itu padi yang diberikan nanobiosilika mampu tahan terhadap serangan blas. Ke depan, biosilika menjadi salah satu unsur hara yang sangat perlu diberikan ke tanaman agar potensi produktivitas padi dapat tercapai.

Dengan mengintegrasikan nanobiosilika cair dengan teknologi unggulan Balitbangtan lainnya terdapat peningkatan produktivitas yang signifikan. Berdasarkan data hasil ubinan dalam Gabah Kering Panen (GKP) yang dilakukan bersama PPL dan BPS Sukabumi, diperoleh hasil varietas Inpago 8, Inpari 42 dan Rindang 2 meningkat 60 persen, Inpago 12 mengalami peningkatan sekitar 50 persen Inpago 10 dan Rindang 1 meningkat 20 persen serta Inpago Unsoed yang meningkat sebanyak 10 persen dari kondisi semula tanpa penerapan teknologi Largo Super.

Variasi jumlah peningkatan provitas ini selain karena genetik masing-masing varietas, juga diakibatkan oleh belum maksimalnya usaha budidaya yang dilakukan terutama dari takaran pemberian pupuk yang belum sesuai rekomendasi.

Selain nanobiosilika cair, berikut adalah paket teknologi Largo Super yang diaplikasikan di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Varietas yang digunakan merupakan varietas unggul Baru padi gogo yaitu Rindang 1, Rindang 2, Inpago 8, Inpago 10, Inpago 12, dan vub amphibi Inpari 42 GSR dan  varietas lainnya Inpago unsoed sebagai pembanding,  Agrice Plus yang digunakan sebelum benih ditanam, pestisida nabati Bioprotektor dan pestisida anorganik untuk mengendalikan OPT-nya, Aplikasi Biodekomposer agrodeko digunakan untuk mempercepat dekomposisi material organik, untuk  alat pertanian yang digunakan yaitu ATABELA sistem larikan, Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK) serta pengolahan lahan sempurna untuk lahan kering.

Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry mengatakan, kegiatan ini dapat memberikan bukti nyata pada masyarakat bahwa lahan potensial seperti lahan kering di bawah tegakan tanaman perkebunan juga dapat dioptimalkan pemanfaatannya untuk integrasi tanaman perkebunan dan tanaman pangan.

"Sehingga berdampak lebih produktifnya lahan dalam luasan yang sama," ujar Dr. Fadjry Djufry.

Sumber: Balitbangtan




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID