Munir, Harapan dari Seberang Istana - RILIS.ID
Munir, Harapan dari Seberang Istana
RILIS.ID
Sabtu | 09/09/2017 11.50 WIB
Munir, Harapan dari Seberang Istana

SETIAP nama Munir disebut, yang terbayang adalah lelaki kecil dengan keberanian besar. Nyalinya mungkin mengalahkan batu karang.

Munir adalah harapan. Ia bahkan harapan yang berlipat ganda.

Lelaki kecil ini telah pergi. Ia dipaksa pergi oleh tangan-tangan keji. Tangan-tangan ini masih bersembunyi.

Konspirasi di balik kematian Munir hingga hari ini belum juga tuntas. Kita tak tahu persis mengapa ia dibunuh.  Publik hanya yakin Munir dibunuh karena ia adalah harapan.

Ia adalah cita-cita akan hidup bersahaja. Hidup yang terbebas dari kebencian juga rasa takut. Hidup yang menghormati manusia dan kemanusiaan. Hidup yang memberi tempat pada perbedaan.

Harapan inilah yang kini tampak remang-remang. Tertutup oleh prasangka. Tersembunyi di balik dengki. Terjerat oleh rasa cemas.

Munir memang tak terjerat cemas. Saat situasi kian memanas, di era kekuasaan Orde Baru yang menindas, Munir tak pernah menunjukkan kecemasan. Ia tetap saja  menjalani aktivitas perlawanannya dengan wajar. Saat diingatkan seorang teman untuk lebih waspada, ia mendengar, tapi ia tak ingin cemas. Munir hari ke hari tetap mengendarai motor bebek dari pondokannya di Jatinegara menuju sekretariat KontraS di YLBHI.

Ingatan akan Munir adalah ingatan tentang niat yang kuat. Dalam diri Munir seakan mengalir kalimat Milan Kundera, "Perjuangan manusia melawan kekuasaan adalah perjuangan ingat melawan lupa."

Kematian Munir adalah tragedi kemanusiaan negeri ini. Negeri yang dicintai Munir dengan segenap hati. Munir memang telah dipaksa untuk berpisah dengan cita-citanya memuliakan manusia dan kemanusiaan. Namun, usaha memisahkan Munir dengan impian ini adalah usaha yang sia-sia.

Lihatlah, hari ini Munir tetap ada. Bahkan, kini ia telah berlipat ganda. Munir adalah harapan dari seberang Istana. Karena, Munir adalah kita. Semoga tetap merdeka!


Tags
#Munir
#KontraS
#Munir Adalah Kita
#Merdeka
#Kolom
#Dadang Rhs
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID