logo rilis
Mundurnya Yudi Latif Dinilai karena Anggaran BPIP Minim
Kontributor
Zul Sikumbang
09 Juni 2018, 20:20 WIB
Mundurnya Yudi Latif Dinilai karena Anggaran BPIP Minim
Kepala BPIP, Yudi Latif. FOTO: Dok Setkab.

RILIS.ID, Jakarta— Pengamat politik Indonesian Public Institute (IPI), Jerry Massie menilai, keluarnya Yudi lantaran masalah anggaran dari lembaga BPIP yang saat ini lagi di-blow up media.

"Bagi saya masalah anggaran salah satu faktor penyebab utama Yudi mundur dari jabatanya," kata Jerry di Jakarta, Sabtu (9/6/2018).

Menurut dia, Presiden Jokowi harusnya jeli, apalagi di lembaga BPIP merupakan pilar terdepan. Setidaknya, bisa menggangarkan dana yang lebih bagi BPIP melalui APBN.

"Budget Rp7 milyar memang agak kurang jika mengurus Pancasila di 34 provinsi," ujar dia.

Anggaran untuk pengembangan Pancasila, diakuinya memang sangat minim. Di saat Megawati mendapat anggaran gaji Rp112 juta, harusnya di berikan bagi kegiatan BPIP.

Jokowi harus bijak dalam menyikapi persoalan ini, BPIP harus tetap dioptimalkan, go ahead and move on. Mundurnya Yudi Latif sudah tepat disaat anggaran tak memadai.

Untuk Pancasila kuat dan sakti di negeri ini harus disertai dengan anggaran yang kuat.

"Weakness atau kelemahan ini perlu diperbaiki, goverment policy yang diambil harus kuat. Mana yang kebijakan primer, kebijakan sekunder dan tersier, harus terarah dan terkonsep. Mundur sebagai Ketua BPIP adalah langkah gentleman Yudi Latif," tandasnya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal


500
komentar (0)