Home » Peristiwa » Nasional

Munaslub Partai Golkar, Dukungan untuk Airlangga Terus Menguat

print this page Sabtu, 2/12/2017 | 18:37

Airlangga Hartarto mendapat dukungan sebagai calon ketua umum Golkar dari Kosgoro 1957. FOTO: RILIS.ID/Tari Oktaviani

RILIS.ID, Jakarta— Peta dukungan terhadap bakal calon Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto semakin menguat. Pasalnya tidak hanya Kosgoro 1957, namun diperkirakan dua organisasi pendiri partai Golkar lainnya juga ikut mendukung Airlangga menggantikan Setya Novanto.

Kedua organisasi penyokong Partai Golkar tersebut masing-masing Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) dan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR). Tak hanya itu saja, dukungan diprediksi bertambah dari organisasi sayap partai lainnya. Kabar tersebut pun dibenarkan Airlangga.

"Iya tentu. Kalau Trikarya kan terdiri SOKSI, Kosgoro, MKGR, nah di luar itu sudah ada dari MDI dan kemudian di luar itu sudah ada dari MDI, Satkar Ulama dan HWK," katanya di Kantor PPK Kosgoro, Jakarta, Sabtu (2/12/2017).

Mengenai dukungan itu, Airlangga pun mengapresiasinya. Namun, dia menyampaikan bahwa dukungan tersebut harus tetap diproses sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai Golkar.

"Nanti kita lihat saja ini berproses," tukasnya.

Sebagai informasi, organisasi pendiri Partai Golkar, Kosgoro 1957 mengusung Airlangga Hartanto sebagai calon ketua umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto. Ini diputuskan dalam rapat pleno yang mereka langsungkan siang ini.

"Menetapkan calon ketua umum Partai Golkar yang akan diusung Kosgoro untuk diusulkan di Munaslub mendatang adalah Bapak Ir Airlangga Hartanto," kata Ketua Umum Kosgoro Agung Laksono di kantor PPK Kosgoro, Jakarta, Sabtu (2/12/2017).

Jauh sebelumnya, Trikarya juga sudah menyatakan sikap resmi untuk mendesak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar segera menyelenggarakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada pertengahan bulan Desember nanti.

Hal itu menurut mereka untuk mengembalikan elektabilitas serta marwah Partai Golkar yang selama ini turun pasca Setya Novanto ditahan sebagai tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

Penulis Tari Oktaviani
Editor Yayat R Cipasang

Tags:

munaslub partai golkar airlangga hartarto setya novanto