Home » Elektoral

Munaslub Golkar, Dukungan Ridwan Kamil Masih Aman?

print this page Minggu, 10/12/2017 | 12:46

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (batik cokelat) saat menerima rekomendasi dari Golkar untuk maju pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— DPP Partai Golkar akan menggelar rapat pleno Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang membahas pergantian posisi ketum Setya Novanto.

Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing menilai, pergantian ketum Golkar baru akan terjadi perubahan peta politik khususnya di Pilgub Jabar 2018 mendatang.

"Kalau penggantinya faksi Setya Novanto, maka dapat diduga tidak ada pengganti. Kalau bukan faksi Setya Novanto, maka sangat terbuka melakukan evaluasi Golkar terhadap bakal calon (Ridwan Kamil) di Jabar," ujar Emrus kepada rilis.id, Minggu (10/12/2017).

Dia mengatakan, seharusnya partai berlambang pohon beringin itu mengusung kadernya sendiri, yakni Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi. 

Dia menilai sosok Dedi dianggap pantas untuk untuk diusung karena telah berhasil membangun Kabupaten Purwakarta lebih bak.

"Satu hal yang menarik dari Pilgub Jabar, aneh sekali Partai Golkar bukan mengusung kadernya Dedi Mulyadi. Tapi malah Ridwan Kamil. Pada hal, Dedi itu dapat dikatakan tokoh yang bagus di daerah Jabar," pungkasnya.

Seperti diketahui, Partai Golkar resmi mendukung Ridwan Kamil sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat. Surat keputusan (SK) dukungan untuk itu telah ditandatangani Ridwan Kamil dan Sekjen Golkar Idrus Marham.

Selain mengusung Emil, Golkar juga mengusung kadernya Daniel Muttaqien untuk dipasangankan sebagai bakal calon wakil gubernur pendamping Wali Kota Bandung itu.

Penulis Sukma Alam

Tags:

GolkarRidwan KamilMunaslub GolkarPilgub Jabar