logo rilis
Mulyadi: Integritas Institusi Hukum Akan Diuji jelang Pemilu
Kontributor
Zul Sikumbang
19 April 2018, 20:52 WIB
Mulyadi: Integritas Institusi Hukum Akan Diuji jelang Pemilu
Anggota Komisi III DPR RI, Mulyadi. FOTO: RILIS.ID/Zul Sikumbang

RILIS.ID, Jakarta— Anggota Komisi III DPR RI, Mulyadi, meminta institusi hukum profesional saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Sebab, Kepolisian, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Kejaksaan Agung rentan dimanfaatkan kala "pesta demokrasi".

"Integritas institusi penegak hukum akan diuji jelang Pemilu ini. Jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu, untuk kepentingan politik tertentu," ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Ketua DPD Partai Demokrat ini berkeyakinan demikian, lantaran pemanfaatan penegak hukum sangat efektif mencapai tujuan dari kelompok tertentu. "Di sinilah diuji ketabahan aparat," jelasnya.

"Kita mendorong aparat hukum menjaga integritas. Jangan sampai dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu," imbuh dia.

Mulyadi pun mengingatkan, keadilan bukan milik kelompok tertentu dan penguasa. "Keadilan itu milik rakyat," tutupnya.

SBY dalam cuitannya di media sosial, beberapa waktu lalu, berharap, Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 berlangsung aman, tertib, jujur dan adil. "Semoga setiap peserta pemilu bertanding secara ksatria," katanya via Twitter bertepatan dengan satu tahun hitung mundur Pemilu 2019.

Ketua Umum DPP Demokrat ini juga ingin tak terjadi kampanye hitam dan pembunuhan karakter pada Pemilu 2019. Begitu pula soal serbuan kabar bohong, ujaran kebencian, serta intimidasi. Diharapkan tiada pada "kontestasi kotak suara".

"Semoga yang berlaku bukan hukum rimba. Yang kuat pasti menang dan yang lemah pasti kalah, tak perduli salah atau benar," kicau SBY.

Editor: Fatah H Sidik


500
komentar (0)