logo rilis
Moeldoko: Visi Jokowi Juga Cakup Pemberantasan Korupsi dan HAM
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
15 Juli 2019, 17:30 WIB
Moeldoko: Visi Jokowi Juga Cakup Pemberantasan Korupsi dan HAM
FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin

RILIS.ID, Jakarta— Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, mengatakan, pidato capres terpilih Joko Widodo yang bertajuk Visi Indonesia juga mencakup masalah pemberantasan korupsi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) meskipun tidak disampaikan secara eksplisit.

"Jadi begini, semua tidak disampaikan dalam kata-kata. Presiden mengatakan bahwa semua anggaran dalam APBN harus dapat dipastikan, itu sebuah bentuk agar tidak ada penyimpangan-penyimpangan korupsi, jadi cara memahaminya saya pikir lebih luas," kata Moeldoko di Gedung KSP, Jakarta, Senin (15/7/2019). 

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan janji berupa visi yang akan dilakukan sebagai kepala negara dan pemerintahan 5 tahun ke depan pada Minggu (14/7/2019). 

Kelima visi tersebut adalah melanjutkan pembangunan infrastruktur negara, pembangunan SDM, mengundang investasi yang seluas-luasnya, eformasi birokrasi berbagai lembaga agar menjadi makin sederhana dan lincah serta penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang fokus dan tepat sasaran.

Akan tetapi, tidak ada visi pemberantasan korupsi maupun perlindungan HAM seperti janji kampanyenya.

"Saya pikir sekali lagi dalam amanat yang dibatasi waktu dan tergantung Bapak Presiden juga. Akan tetapi, secara substansi semua persoalan sudah ada di dalamnya, tidak ada upaya atau niat atau abai terhadap persoalan-persoalan itu," tegas Moeldoko.

Dia pun berharap agar masyarakat dapat memahami pidato tersebut dengan lebih komprehensif.

"Cara memahaminya adalah bawah pidato tersebut sangat kompreshensif untuk menyadarkan kita semua bahwa dunia seperti itu perlu cara-cara yang terus menyesuaikan dengan kondisi, perlu awak-awak yang pemberani, awak-awak yang tidak berpikir monoton, aktor-aktor yang tidak berpikir monoton. Itu rangkaiannya secara substansi sudah luar biasa," tandasnya.

Sumber: Antara




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID