logo rilis

Moeldoko Kandidat Cawapres Jokowi, Ini Kelemahannya
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
14 Juli 2018, 22:45 WIB
Moeldoko Kandidat Cawapres Jokowi, Ini Kelemahannya
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Moeldoko. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Jenderal TNI (Purnawirawan) Moeldoko dinilai kurang mendapat dukungan partai koalisi, apabila akan maju menjadi calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo (Jokowi).

Hal tersebut diungkapkan pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing.

"Mampukah dia mendekati partai politik supaya dia diusung. Itu pertanyaan kita," kata Emrus Sihombing, di Jakarta pada Sabtu (14/7/2018).

Ketika partai mau mengusung, kata dia, tentu akan mempersoalkan kepentingan apa yang akan diperoleh dan ditawarkan Moeldoko.

Selain itu, menurut Emrus, kekurangan Moeldoko untuk menjadi cawapres adalah elektabilitas yang kurang tinggi dari massa riil pendukungnya.

Meski Moeldoko kurang mendapat dukungan politik, ia memiliki sisi positif lainnya. Yakni, seorang panglima yang mendukung pluralisme dan kebangsaan secara konsisten.

"Baik saat menjabat dan setelahnya," tambah Emrus.

Kepala Staf Kepresidenan itu, ujar dia, tidak pernah mengangkat isu yang dapat menimbulkan polarisasi di masyarakat, bahkan hingga pensiun pendapat tentang politik kebangsaan yang selalu disampaikannya.

"Dari sudut dukungan politik terutama partai masih belum bisa modal untuk maju menjadi cawapres," kata dia pula.

Nama Moeldoko disebut-sebut masuk dalam bursa calon wakil presiden dari sejumlah nama dalam bursa, namanya pun muncul dalam beberapa survei.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)