logo rilis
MK Sudah 42 Permohonan Sengketa Pilkada 2018
Kontributor

11 Juli 2018, 11:40 WIB
MK Sudah 42 Permohonan Sengketa Pilkada 2018
Gedung Mahkamah Konstitusi (MK).Jakarta. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Kepala Biro Humas dan Protokol Mahkamah Konstitusi (MK), Rubiyo, mengatakan per hari ini sudah masuk 42 permohonan penyelesaian hasil Pilkada Serentak 2018 yang sudah teregistrasi.

"Baik yang mendaftar melalui laman khusus (daring) dan ada yang menyerahkan secara langsung ke MK," kata Rubiyo di Gedung MK Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Rubiyo menjelaskan, dari 42 permohonan yang didaftarkan secara daring atau online, ada pemohon yang sudah menyerahkan berkas permohonan dalam bentuk fisik.

Namun, masih ada pendaftar daring yang belum menyerahkan fisik permohonannya, karena memang menurut ketentuan diberi waktu selama tiga hari kerja setelah tiga hari kerja yang pertama.

"Tiga hari kerja pertama yang dimaksud adalah tiga hari setelah penetapan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)," ujar Rubiyo.

Sebelumnya, Ketua MK Anwar Usman menyatakan, pihaknya telah siap melaksanakan tugas untuk permohonan penyelesaian hasil Pilkada Serentak 2018.

Ketua MK Anwar menjelaskan bahwa sistem penerimaan perkara untuk penanganan sengketa hasil Pilkada 2018 kali ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya, karena juga dapat dilakukan melalui laman khusus di internet secara online.

Anwar juga menjelaskan nantinya perkara sengketa hasil Pikada Serentak 2018 yang masuk akan teregistrasi ke dalam BRPK pada 23 Juli 2018.

Sedangkan persidangan perdana untuk perkara sengketa hasil Pilkada 2018 akan dimulai pada 26 Juli 2018 mendatang.

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID