logo rilis
Mitra Balitbangtan Siap dukung 10 juta ayam KUB
Kontributor
Elvi R
20 April 2018, 10:43 WIB
Mitra Balitbangtan Siap dukung 10 juta ayam KUB
Ayam KUB. FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Kementerian telah mencanangkan program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera di awal minggu lalu. Program ini akan memberikan 50 ekor ayam per KK. Oleh karenanya, hal ini merupakan peluang besar bagi para lisensor ayam hasil inovasi Balitbangtan.

Tidak lama lagi, gaung keunggulan ternak unggas hasil teknologi Balitbangtan, tidak hanya terdengar tapi juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Baru-baru ini, Menteri Pertanian Amran Sulaiman berjanji akan menyalurkan 10 juta ekor ayam yang kemudian diperluas pengertiannya menjadi ternak unggas. Tentunya, sebagai bagian dari Kementerian Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) ikut ambil bagian dengan amanah menyediakan setidaknya 3 juta ekor unggas. Kesempatan ini menjadi peluang bagi Balitbangtan untuk berkontribusi penuh sekaligus memperkenalkan lebih luas teknologi unggulan ternak unggas yang telah dihasilkan. Teknologi tersebut diantaranya adalah Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB), Ayam Sentul, Ayam Sentul-KUB (Sekub) dan itik, di antaranya Itik Master dan Itik PMp. 

"Beruntung, Balitbangtan telah memiliki cukup banyak mitra yang dapat bergerak sebagai penyedia kebutuhan ternak unggas berbasis teknologi Balitbangtan," jelas Kepala Balai PATP Dr. Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari, M.Si.

Tidak hanya mitra pemegang kerja sama lisensi saja, turut hadir juga Ketua dan anggota dari Gabungan Pembibit Ayam Lokal Indonesia (Gapali). Ada 11 mitra yang sudah menyatakan dukungan diantaranya PT. Sumber Unggas, PT. Putra Perkasa untuk Itik/bebek, Aneka Unggas Nusantara, Citra Lestari, Koperasi Pertanian Agrisatwa, CV. Jimmy’s Farm, Trias Farm, beberapa binaan di daerah, dan juga mitra binaan UK/UPT Balitbangtan sendiri yakni di bawah Balitnak dan BPTP Balitbangtan. 

"Yang lebih membanggakan bahwa TTP Cigombong dengan core bisnis Ayam KUB siap pamer hasil produksinya," katanya.

Apasih keunggulan Ayam KUB, Ayam Sentul, Ayam Sekub dan teknologi Itik Master atau PMp?

Retno menjelakasn, keunggulan Ayam KUB sebagai asal muasal kehadiran ayam Sekub misalnya, memiliki kemampuan di antaranya, produksi telur mencapai 160-180 butir per induk per tahun, sedangkan ayam kampung biasa hanya 146 butir per induk per tahun, bobot telur saat ayam pertama bertelur mencapai 35-36 gram dan akan bertambah terus sampai 45 gram per butir pada bulan kedua. Ayam KUB mulai bertelur di umur 20-22 minggu, jauh lebih cepat dibandingkan ayam kampung biasanya. Bobot badan ayam dapat mencapai 1.200-1.600 gram. Sedangkan keunggulan Itik Master misalnya, umur bertelur pertama lebih cepat sehingga produktivitas telur lebih tinggi, produksi telur lebih konsisten, pertumbuhan itik lebih cepat dan anak itik pejantan dapat dibesarkan menjadi itik pedaging.

Sebenarnya semua teknologi tersebut sudah lama dihasilkan dan telah diminati oleh cukup banyak kalangan bisnis. Sebelumnya, konsumen langsung memang masih belum tertarik untuk mengonsumsi ayam kampung dengan anggapan cukup mahal. Namun perubahan gaya hidup lebih sehat maka permintaan ayam kampung semakin meningkat. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi dan kesehatan dari ayam atau itik kampung bernilai tinggi. 

"Oleh karena itu, dengan adanya program ini, hampir seluruh nusantara akan menikmati kelezatan dan manfaatnya, terlihat dari rencana peta sebaran distribusi 2018 akan menyasar 16 Provinsi Indonesia," ungkap Retno.

Penyebaran ternak Unggas akan menggunakan sistem Inti-Plasma disertai pendampingan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat penerima bantuan dalam pemeliharaan dan pengembangan. Diharapkan bantuan tersebut tidak hanya berakhir dengan pembesaran lalu habis termakan saja, tapi terus berkembang dengan baik. "Bahkan dapat dijadikan sebagai ladang meningkatkan perekonomian masyarakat," pungkasnya.

Sumber: (Morina Parasibu/Balitbangtan)


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)