logo rilis
Miris! Indonesia Diperhitungkan Memasuki Masa Krisis
Kontributor
Zul Sikumbang
20 Mei 2018, 10:10 WIB
Miris! Indonesia Diperhitungkan Memasuki Masa Krisis
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menilai, Indonesia tengah menghadapi ancaman terjadinya krisis ekonomi, bahkan sudah masuk di bagian awalnya.

Menurut dia, depresiasi nilai tukar rupiah, capital outflow, serta terus terkereknya harga minyak dunia, adalah contoh beberapa situasi terkini yang akan berdampak besar bagi perekonomian.

"Pemerintah tak bisa terus-menerus menyalahkan faktor eksternal saat menghadapi kesulitan-kesulitan tadi," kata dia dalam siaran pers yang diterima rilis.id, Minggu (20/5/2018).

Dalih karena masalah eksternal dinilai menunjukkan pemerintah tak siap mengantisipasi terjadinya berbagai kemungkinan buruk ekonomi di masa depan

Ketidakpastian kurs rupiah, misalnya, bukan hanya disebabkan faktor global, tapi juga karena fundamental ekonomi kita sejak lama bermasalah. Defisit neraca perdagangan yang mencapai US$1,63 miliar pada April lalu.

"Merupakan angka terendah sejak tahun 2014, menunjukkan betapa keroposnya fundamental perekonomian kita," tambah dia.

Ia menuturkan bahwa sepanjang tahun 2018, hanya pada bulan Maret kemarin neraca perdagangan mengalami surplus.

"Kita juga bisa melihat bahwa pemerintah cukup lamban dalam memberi respon kebijakan moneter. Hal-hal semacam itu telah memperburuk situasi kita dalam menghadapi dinamika perekonomian global," ujar Wakil Ketum Gerindra itu.

Perekonomian Indonesia, sambung Fadli, sebenarnya memiliki potensi yang besar. Meski fundamental ekonomi kita kurang kuat, namun daya tahan rakyat kita sebenarnya luar biasa. 

"Jika potensi itu tidak bisa mencuat, itu terjadi karena salah kelola kebijakan," ujarnya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal


500
komentar (0)