logo rilis
Minta Penangguhan Penahanan Soenarko, Ini Pertimbangan Panglima TNI
Kontributor
Zulyahmin
21 Juni 2019, 11:30 WIB
Minta Penangguhan Penahanan Soenarko, Ini Pertimbangan Panglima TNI
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi, mengungkapkan sejumlah pertimbangan dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang meminta penangguhan penahanan terhadap mantan Danjen Kopassus, Mayjen TNI (Purn) Soenarko. 

Menurut Sisriadi, salah satu pertimbangan dari Panglima Hadi adalah rekam jejak dari Soenarko selama ini. 

“Ada beberapa pertimbangan yang mendasari permintaan penangguhan penahanan tersebut yaitu pertimbangan aspek hukum, pertimbangan tentang rekam jejak Mayjen TNI (Purn) Soenarko selama berdinas di lingkungan TNI maupun setelah purnawirawan dan pertimbangan ikatan moral antara prajurit TNI dengan purnawirawan,” katanya di Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Sisriadi mengatakan, surat permintaan penangguhan penahanan tersebut telah ditandatangani oleh Panglima Hadi kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian pada Kamis, 20 Juni 2019 sekitar pukul 20:30 WIB.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta penangguhan penahanan mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko, yang ditahan atas kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal. 

Permintaan itu disampaikan Hadi usai melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan ulama se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Kamis (20/6/2019).

“Sebelum ke sini, saya menelpon Danpom TNI Mayjen TNI Dedy Iswanto untuk berkoordinasi dengan Kababinkum TNI agar menyampaikan kepada penyidik, meminta penangguhan penahanan Mayjen TNI (Purn) Soenarko, mudah-mudahan segera dilaksanakan,” ujar Hadi.

Seperti diketahui, Soenarko ditahan atas kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal. Dia saat ini menjadi tahanan Polri dan dititipkan di rumah tahanan POM Guntur, karena dugaan kasus tersebut. 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID